7 Fakta Pasutri di Bali Bikin Video Porno lalu Dijual ke Medsos, Nomor 5 Bikin Elus Dada

Chusna Mohammad ยท Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:30:00 WITA
7 Fakta Pasutri di Bali Bikin Video Porno lalu Dijual ke Medsos, Nomor 5 Bikin Elus Dada
Polisi menahan suami yang membuat video porno dan menjualnya di media sosial di Gianyar, Bali. (Foto: MPI/Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id – Warga Bali digegerkan dengan aksi pasangan suami istri (pasutri) yang melakukan bisnis haram dengan membuat video porno dan menjualnya di media sosial

Pasutri berinisial GGG (33) dan Kadek DKS (30), warga Kabupaten Gianyar itu kemudian ditangkap polisi setelah aksinya terendus di media sosial. 

Keduanya pun sudah ditetapkan tersangka. Namun, polisi hanya menahan sang suami yakni GGG, sedangkan istrinya, Kadek DKS menjadi tahanan kota lantaran harus mengurus anak.

Berikut 7 fakta pasutri di Bali membuat video porno dan menjualnya di media sosial:

1. Kronologi Penangkapan

Kanit 2 Subdit Siber V Ditreskrimsus Polda Bali Kompol Tri Joko Widiyanto menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari patroli siber petugas Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali yang menemukan akun Twitter yang memposting video porno.

Setelah dilakukan undercover buy, terungkap GGG yang merupakan admin grop membagi video porno yang diperankan dia bersama istrinya. Polisi lalu menangkap GGG dan istrinya di Gianyar, 22 Juli 2002 lalu. 

Dari hasil pemeriksaan, GGG dan istrinya mengaku memposting video porno ke akun Twitter sejak 2019. "Awalnya hanya untuk fantasi seksual mereka dan tidak berbayar," ungkap Stefanus. 

2. Punya 69.800 Follower

Pasutri berinisial GGG dan kadek DKS memiliki akun Twitter dengan 106 following dan 69.800 followers. Video prono yang mereka bikin kemudian disebar ke media sosial tersebut dengan mencantumkan tulisan 'open group exclusive Telegram. 

Kemudian sejak akhir 2020, tersangka membuat tiga grop di Telegram yang dipakai untuk menjual video porno buatan mereka. "Untuk member yang akan bergabung harus membayar Rp200 ribu," kata Stefanus. 

3. Bikin 50 Konten Video Porno

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap jumlah video porno yang dibikin GGG dan istrinya bertambah. Jika sebelumnya hanya 20 video, keduanya mengaku sudah membikin sekitar 50 video

4.  Motif dari Fantasi ke Ekonomi

Kanit 2 Subdit Siber V Ditreskrimsus Polda Bali Kompol Tri Joko Widiyanto mengungkapkan, motif awal pasutri tersebut membuat video porno hanya untuk fantasi, tapi akhirnya berkembang ke motif ekonomi. "Orang lain yang diajak juga tidak dibayar atau melakukan dengan sukarela," kata Joko.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: