35 Warga Denpasar Sembuh dari Covid-19 Catat Rekor Kesembuhan Harian Tertinggi

Reza Yunanto ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:09 WIB
35 Warga Denpasar Sembuh dari Covid-19 Catat Rekor Kesembuhan Harian Tertinggi
Rapid test Perumahan Tegal Wangi Denpasar, Bali. (iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Denpasar, Bali juga diikuti peningkatan angka kesembuhan. Sebanyak 35 orang di Denpasar yang dinyatakan sembuh pada Jumat (26/6/2020) merupakan angka kesembuhan harian tertinggi sejak merebaknya virus corona di Bali.

"Jumlah ini pun menjadi yang tertinggi dari catatan sebelumnya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai dikutip dari laman Pemerintah Kota Denpasar yang diunggah Sabtu (27/6/2020).

Dewa Rai mengatakan, torehan menggembirakan ini tidak terlepas dari kerja keras tim medis yang merawat pasien Covid-19 baik yang berada di rumah sakit maupun di rumah karantina. Apalagi saat ini Denpasar merupakan wilayah yang menyumbangankan kasus positif terbanyak di Pulau Dewata.

"Kami juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras rekan-rekan medis," ujarnya.

Kendati angka kesembuhan terus meningkat, Dewa Rai mengingatkan kasus positif di Denpasar masih menunjukkan tren meningkat. Data terakhir menunjukkan ada 26 orang yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Dari jumlah itu di antaranya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), empat Orang Tanpa Gejala (OTG), dan 21 orang pelaku perjalanan dalam daerah.

Menurut Dewa Rai, perkembangan kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih terjadi. Klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

"Walaupun ada yang sembuh, juga terjadi penambahan kasus positif kembali, namun klasternya cenderung berubah, di mana kasus baru dari pelaku perjalanan dalam daerah," ucapnya.

Secara kumulatif, Dewa Rai mengatakan total kasus positif di Kota Denpasar sebanyak 440 kasus positif. Dari jumlah itu sebanyak 179 pasien sudah sembuh, tujuh orang meninggal dunia, dan 254 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan OTG secara kumulatif sebanyak 1.520 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 512, sehingga tersisa 1.008 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif tercatat 325 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 48 ODP.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara kumulatif sebanyak 115 kasus, namun 41 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 74 yang berstatus PDP.


Editor : Reza Yunanto