Umat Muslim menyantap bubur arab saat berbuka puasa di Masjid Agung Jami Singaraja.

Menurutnya, bubur arab juga simbol keberagaman etnis yang ada di Buleleng. Menyajikan bubur arab sebagai menu berbuka puasa sekaligus bentuk pengembalian budaya umat Muslim di Buleleng.

Resep membuat bubur arab pun didapat dari para tetua keturunan arab yang tinggal di belakang masjid.

Proses pembuatan bubur arab di Masjid Agung Jami Singaraja. (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)

Bubur arab berbahan dasar beras yang pada proses pembuatannya dicampur dengan bahan rempah-rempah pilihan. Kemudian diberikan santan, daging, dan kaldu hewani

Semua bahan-bahan itu dicampur menjadi satu dan dimasak selama empat jam. Selama proses memasak harus terus diaduk agar tidak gosong dan lengket.  

Di bulan Ramadan kali ini, pengurus masjid menyediakan tak kurang dari 200 porsi bubur arab tiap harinya selama satu bulan penuh. Sejak pukul 15.00 WITA selepas salat ashar, pengurus masjid sudah sibuk meracik bubur arab.


Editor : Reza Yunanto

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network