Ahli virologi dari Universitas Udayana Prof Dr I Gusti Ngurah Mahardika. (Foto: Antara) 

Meski sudah terjadi penularan dari manusia ke hewan, namun penularan sebaliknya dari hewan ke manusia belum memiliki bukti. Kendati demikian, menurut dia hal itu mungkin saja terjadi karena  secara teori memungkinkan.

"Secara teoritis bisa dan sangat memungkinkan hanya bukti memang kita belum punya," ujarnya.

Karena itu dia menegaskan pentingnya penanganan kasus Covid-19 di hewan dengan salah satunya mengembangkan vaksin untuk hewan.

Menurut Mahardika, beberapa negara sudah menyuntikkan vaksin Covid-19 pada hewan. Itu dilakukan oleh Rusia dengan vaksin Carnivac-Cov, dan Kebun Binatang Oakland di California, AS yang menggunakan vaksin buatan Zoetis.


Editor : Reza Yunanto

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network