WNA Inggris Jadi Gelandangan di Bali, Mengaku Dirampok dan Kehabisan Uang

Antara ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 08:42 WIB
WNA Inggris Jadi Gelandangan di Bali, Mengaku Dirampok dan Kehabisan Uang
Satpol PP mengamankan warga negara Inggris Michael Wilkinson (64) yang hidup menggelandang di Pantai Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (29/7/2020). (Foto: Humas Kemenkumhan Bali)

BADUNG, iNews.id - Satpol PP Kabupaten Badung, Bali mengamankan warga negara Inggris, Michael Wilkinson (64) yang hidup menggelandang. Pria tersebut diketahui sudah hampir sebulan tidur di sebuah balai yang berada di Pantai Munggu.

"Menurut infromasi warga dia luntang-lantung dari Jimbaran sampai kemarin ditemukan di Cemagi dan diamankan," kata Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Kertha Suryanegara dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020) malam.

Dia menjelaskan, informasi warga negara asing (WNA) hidup menggelandang itu didapat dari warga yang melapor ke Satpol PP. Petugas Satpol PP kemudian melakukan penelusuran, dan menemukan WNA yang dimaksud tersebut berada di Cemagi.

Dari laporan warga, WNA tersebut diketahui sering meminta-minta makan kepada warga sekitar. Sehari-hari dia tidur di balai yang ada di Pantai Munggu.

Dia melanjutkan, setelah diamankan Satpol PP, WNA tersebut mengaku sudah tidak memiliki uang lagi karena tiga pekan lalu dirampok saat berada di Jimbaran.

"Keterangan dia tiga minggu lalu kena rampok. Sebelumnya mengaku tinggal di Jimbaran," ujarnya.

Satpol PP telah menyerahkan WNA Inggris itu ke Imigrasi Bali untuk diproses secara keimigrasian.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma mengatakan, WNA Inggris itu terdeteksi masuk ke Bali pada Maret 2020.

Namun dia tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan miliknya karena mengaku tas yang berisikan semua barang berharga termasuk paspor miliknya dicuri oleh orang yang tidak dikenal.

"Dicek dalam sistem keimigrasian yang bersangkutan masuk ke wilayah Indonesia menggunakan VOA melalui Bandara Ngurah Rai pada 6 Maret 2020," katanya.

Dia menambahkan, saat ini WNA tersebut ditahan di rumah detensi sambil menunggu dokumen perjalanan darurat dari Konsulat Jenderal Inggris untuk proses keimigrasian lebih lanjut.


Editor : Reza Yunanto