WN Kolombia Lucas Barrales Tewas saat Berenang, Jenazah Ditemukan di Pantai Legian Bali

Antara ยท Senin, 06 Januari 2020 - 14:15 WITA
WN Kolombia Lucas Barrales Tewas saat Berenang, Jenazah Ditemukan di Pantai Legian Bali
Tim SAR mengevakuasi jasad WN Kolombia Lucas Barrales di Pantai Legian, Bali, Senin (6/1/2020). (Foto: Antara)

BADUNG, iNews.id – Tim SAR gabungan menemukan jasad Lucas Barrales, warga negara Kolombia yang dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Seminyak, Bali, Minggu (5/1/2020). Jasad korban ditemukan di Pantai Legian.

"Korban kami temukan Senin siang tadi di kawasan Pantai Legian yang lokasinya dari titik hilang itu ke arah selatan kurang lebih satu kilometer di seputaran Pos 6 Balawista," ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali, IB Surya Wirawan, di Mangupura, seperti dilansir Antara, Senin (6/1/2020).

Ia menjelaskan, saat ditemukan, jasad korban tampak telah menepi dari tengah perairan pantai. Tim SAR yang mendapatkan informasi keberadaan jasad korban langsung berupaya melakukan evakuasi.

"Kemudian dari petugas kami melakukan upaya penarikan dari tengah laut menuju kawasan pantai," katanya.

Dari ciri-ciri tato yang ada, jasad korban yang berhasil dievakuasi tersebut identik dengan korban Lucas Barrales yang dilaporkan hilang karena diduga terseret arus tersebut pada hari sebelumnya.

"Dari ciri-ciri tersebut menunjukkan benar bahwa jasad itu adalah target yang kami cari," ujarnya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian yang dibagi dalam empat area pencarian di perairan, penyisiran darat dan juga pencarian melalui pantauan udara.

Selain personil dari Basarnas Bali, operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Dit Samapta Polda Bali, Polair Polda Bali, Polsek Kuta, Balawista Kuta serta keluarga korban dan masyarakat. Dengan alat utama yang dikerahkan sebanyak tiga unit rubber boat, dua unit jet ski dan helikopter Bell 429.

Selama melakukan proses pencarian, tim SAR juga sempat menemui kendala di lapangan yaitu kondisi gelombang laut yang cukup tinggi dan angin yang cukup kencang.


Editor : Reza Yunanto