WN China Pembawa Sabu dalam Koper Disidang di PN Denpasar

Antara ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 14:54 WITA
WN China Pembawa Sabu dalam Koper Disidang di PN Denpasar
WN China menjalani sidang kepemilikan sabu di PN Denpasar, Kamis (13/2/2020). (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mengadili warga negara China, Ho Ping Kwong (43) dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu. Ho Ping Kwong tertangkap membawa sabu seberat 3.060 gram yang diselipkan ke koper saat datang ke Bali.

"Tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi lima gram," kata Jaksa Penuntut Umum, I Gusti Lanang Suyadnyana dalam surat dakwaan yang dibacakan di PN Denpasar, Kamis (13/2/2020).

Jaksa menjerat WN China itu dengan dua pasal, yaitu pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dan pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Kronologi penangkapan terdakwa diutarakan jaksa, bermula pada 29 November 2019 saat terdakwa bertemu dengan orang yang bernama Hung Tsai.

Hung Tsai menawarkan terdakwa untuk menemani seseorang bernama Jacky berangkat ke Bali dengan membawa narkotika jenis sabu yang diselipkan dalam dinding koper.

"Jika terdakwa berhasil membawa narkotika itu maka akan diberikan upah sebesar 10.000 dolar Hong Kong. Terdakwa saat itu memang sangat membutuhkan uang dan bersedia memenuhi permintaan Hung Tsai, dan melakukan keberangkan bersama Jacky ke Thailand," kata jaksa.

Selanjutnya, pada 2 Desember 2019 di Thailand, terdakwa bertemu dengan seseorang bernama Ah Fai dan terdakwa diberikan koper yang berisi 13 paket plastik sabu.

Terdakwa kemudian berangkat ke Bali dengan membawa koper berisi sabu itu dengan rute penerbangan Thailand-Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

"Ketika terdakwa berada di ruang pengambilan bagasi Bandara Ngurah Rai, petugas Bea Cukai melihat gerak-gerik mencurigakan dari terdakwa sehingga terdakwa diperiksa dan pemindaian memakai sinar X pada koper yang dibawanya," ucap Jaksa.

Setelah diperiksa, ditemukan 13 paket berisi kristal bening diduga sabu. Saat diinterogasi, terdakwa mengakui barang itu benar dia bawa ke Bali. Namun terdakwa berkilah barang tersebut bukan miliknya.


Editor : Reza Yunanto