WN Bulgaria di Bali Diserang Pengendara Motor Bersenjata Pisau

Antara ยท Senin, 09 Maret 2020 - 18:25 WITA
WN Bulgaria di Bali Diserang Pengendara Motor Bersenjata Pisau
WN Bulgaria di Bali diserang pengendara motor bersenjata pisau (Foto: ilustrasi)

BADUNG, iNews.id – Seorang warga negara Bulgaria diserang pengendara motor tak dikenal saat berada di swalayan kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Korban bernama Kristiyan Stefanov mengalami luka di lengan terkena sabetan pisau.

"Kasus tersebut dilaporkan di Polres Badung pada Sabtu dan terhadap laporan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan termasuk juga terkait keberadaan pelaku," kata Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa di Badung, Senin (9/3/2020).

Setelah mendapat laporan terkait peristiwa penyerangan tersebut, Tim Reskrim Polsek Kuta Utara dan Polres Badung langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan dari saksi yang berada di lokasi.

Dia mengatakan, penganiayaan yang terjadi pada korban berlangsung sekitar pukul 20.45 wita, Sabtu (7/3/2020).

Saat itu korban bersama seorang temannya datang ke salah satu swalayan yang berada di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Banjar Pengubengan Kangin Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung dengan tujuan untuk belanja.

Ketika korban bersama temannya selesai berbelanja, korban hendak memasukkan galon melalui pintu bagasi belakang mobil.

“Tiba-tiba datang dua laki-laki yang tidak dikenal saling berbocengan pakai sepeda motor menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai lengan kanan korban," kata Ketut Oka Bawa.

Dia melanjutkan, setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.

"Untuk siapa pelakunya, WNI atau asing itu masih dalam penyelidikan petugas kepolisian Polres Badung untuk identitasnya," ucapnya.

Saat ini korban dirawat di RS BIMC Siloam di Kuta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Menurut keterangan temannya, korban berada di Bali untuk liburan.

"Kalau untuk ada atau tidaknya keluarganya kita belum sejauh itu, karena sekarang semuanya masih dalam penyelidikan petugas," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto