Wali Kota Denpasar Larang Warga Mudik di Tengah Wabah Covid-19

Antara ยท Minggu, 29 Maret 2020 - 18:36 WIB
Wali Kota Denpasar Larang Warga Mudik di Tengah Wabah Covid-19
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Foto Antara)

DENPASAR, iNews.id - Wali Kota Denpasar, Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra melarang warga mudik di tengah penyebaran virus corona (Covid-19). Warga diminta tetap berada di rumah.

"Saya meminta kepada warga yang tinggal di Denpasar untuk sementara waktu tidak bepergian, antara lain pulang kampung halamannya dan tetap berada dalam rumah masing-masing sebagai upaya memutus mata rantai wabah virus corona," kata Wali Kota Rai Mantra di Denpasar, Minggu (29/3/2020).

Dia mengatakan, mobilitas tinggi warga akan memperluas dan mempercepat penularan virus corona. Semua orang bisa membawa virus corona di suatu daerah.

"Keberhasilan dalam memutus mata rantai virus corona diperlukan disiplin dan kerja sama dengan semua pihak, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tapi perlu peran serta dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan dan imbauan pemerintah," ujar dia.

Lebih lanjut, Wali Kota Rai Mantra mengatakan beberapa kebijakan telah di ambil Pemerintah Kota Denpasar dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, antara lain menerapkan sistem belajar dari rumah bagi siswa, bekerja dari rumah bagi pegawai, membatasi jam operasional pusat-pusat perbelanjaan seperti mal, pasar sampai pukul 21.00 serta menutup sementara obyek-obyek wisata dan tempat hiburan.

"Ini kami lakukan adalah untuk membatasi mobilitas manusia, disamping langkah langkah pencegahan yang sudah dilakukan seperti penyemprotan disinfektan, menyiapkan pelayanan dan belanja secara online dan penerapan physical distancing," kata Rai. Mantra.

Rai Mantra meminta bagi warga masyarakat yang baru datang bepergian dari luar daerah maupun luar negeri yang sudah terjangkit Covid-19, agar memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat serta melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari.

Menurut Wali Kota Rai Mantra, beberapa pasien positif COVID-19 ternyata mempunyai riwayat datang dari daerah atau negara terpapar virus tersebut. Karena itu dia meminta masyarakat agar mengurangi ke luar rumah kalau tidak penting sekali. "Mari kita jaga diri kita dan jaga sesama," ujar dia.

Wali Kota Rai Mantra menambahkan permintaan untuk tidak pulang kampung sementara waktu bukan tanpa alasan, mengingat saat ini tren penyebaran virus corona semakin meningkat, jadi semuanya harus meningkatkan kewaspadaan. Termasuk salah satunya dengan tidak pulang kampung sebagai wujud penerapan social dan physical distancing.

"Kita tidak tahu siapa yang membawa virus atau tidak, untuk alasan keselamatan bersama dan memutus rantai penyebaran virus corona, maka imbauan ini kembali kami tegaskan agar masyarakat tidak pulang kampung untuk sementara waktu hingga kondisi kembali normal," kata dia.


Editor : Faieq Hidayat