get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Ribuan Warga Sumenep War Tempat Tarawih sejak Sore demi Dapat Zakat Mal

Viral Sopir Lokal Palak Wisatawan di Bali, Minta Rp150.000 Baru Boleh Jalan

Rabu, 21 Juni 2023 - 08:29:00 WITA
Viral Sopir Lokal Palak Wisatawan di Bali, Minta Rp150.000 Baru Boleh Jalan
Video aksi pemalakan yang dilakukan seorang sopir lokal terhadap wisatawan yang menggunakan taksi online di Bali. (Foto: @punapibali)

JAKARTA, iNews.id - Sopir transportasi lokal di Bali melakukan pemalakan terhadap wisatawan yang menggunakan transportasi online. Pelaku telah diamankan di Polsek Kuta Utara.

Peristiwa terjadi di kawasan Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Selasa(20/6/2023).

Terekam dalam video seorang laki-laki menghentikan mobil yang membawa wisatawan hendak menuju ke bandara. 

Dia membuka pintu mobil dan meminta uang sebanyak Rp150.000 jika wisatawan itu mau melanjutkan perjalanan. 

"Kasih 150 saya kasih jalan," kata laki-laki itu.

Wisatawan dalam mobil sempat meminta laki-laki itu keluar karena mereka harus segera sampai ke bandara. Namun laki-laki itu tak bergeming.

"Itu urusan Anda, bukan urusan saya," katanya.

Tak berapa lama setelah peristiwa terjadi, video yang merekam aksi pemalakan ini beredar di media sosial dan viral di masyarakat Bali.

Akun Instagram @punapibali mengunggah video aksi pemalakan tersebut. Polisi bertindak cepat dengan mengamankan laki-laki yang terekam dalam video itu.

Sopir lokal yang melakukan pemalakan terhadap wisatawan pengguna taksi online. (Foto: @punapibali)
Sopir lokal yang melakukan pemalakan terhadap wisatawan pengguna taksi online. (Foto: @punapibali)

"Oknum sopir transport yang sempat bersitegang dengan wisatawan karena menggunakan jasa transport online sudah diamankan di Polsek Kuta Utara, Selasa (20/6)," dikutip dari @punapibali.

Tampak laki-laki tersebut menjalani pemeriksaan. Ternyata dia bukan warga lokal Canggu. Padahal, saat memalak wisatawan itu dia membawa-bawa nama Desa Canggu.

"Pelaku bukan warga Canggu. Berdasarkan kartu identitas, pelaku berasal warga Desa Satra, Kintamani, Bangli," tulis @punapibali.

Aksi pemalakan wisatawan ini mendapat respons beragam dari netizen. 

Mereka mengecam aksi pemalakan yang dilakukan pelaku karena akan merusak citra pariwisata Bali yang sedang bangkit usai dihantam pandemi Covid-19.

"Gara2 pak. Bisa jadi wisatawan lokal akan berpikir 2x menggunakan layanan konvensional kayak saya ini," tulis akun @balicar.tours.

"Jadi pelajaran utk persatua ntransport di obyek wisata lainnya. Semua orang/wisatawan punya hak utk memilih dan menentukan moda transportasi yg ingin dia gunakan utk liburannya di Bali," tulis @taramakeupp

Editor: Reza Yunanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut