Viral Puluhan Hotel Dijual, Ketua Bali Hotel: Kami Pastikan Tidak Benar

Sindonews, Miftachul Chusna ยท Senin, 06 April 2020 - 00:09 WITA
Viral Puluhan Hotel Dijual, Ketua Bali Hotel: Kami Pastikan Tidak Benar
Pantai Kuta di Denpasar Bali yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan kini sepi akibat virus corona. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Kabar puluhan hotel di Bali dijual karena terdampak pandemi virus corona (Covid-19) viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Dalam pesan berantai di WhatsApp grup, total ada 47 daftar hotel yang dijual.

Ketua Bali Hotel Association I Made Ricky Darmika Putra memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

"Ada informasi yang kami terima tentang hotel-hotel di Bali dijual. Kami pastikan informasi itu tidak benar," kata I Made Ricky Darmika Putra, Minggu (5/4/2020).

Dia menjelaskan, kasus yang terjadi itu sebagian besar managamen hotel menutup sementara operasional hotel dalam rangka melaksanakan imbauan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

Jika pun ada hotel yang masih beroperasi, maka tingkat okupansinya di bawah 10%. "Jam operasional restoran juga kita batasi sesuai imbauan pemerintah," ujar Ricky.

Di sisi lain, tingkat okupansi hampir semua hotel di Bali sedang anjlok akibat larangan warga negara asing berkunjung ke Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, pihaknya lebih mengutamakan pencegahan penyebaran COVID-19 agar pandemi ini bisa segera berlalu. "Dengan komitmen itu kami optimistis pandemi ini akan segera berakhir dan pariwisata kembali bangkit," katanya.

Bali Hotel Association merupakan asosiasi general manager hotel berbintang 4 dan 5 di seluruh Bali. Asosiasi ini memiliki anggota 168 hotel dengan 32.000 kamar dan 46.000 karyawan.


Editor : Kastolani Marzuki