Viral BMW Parkir 4 Tahun di Bandara Ngurah Rai, Ini Identitas Pemilik Mobil

Bagus Alit ยท Senin, 06 Januari 2020 - 20:05:00 WITA
Viral BMW Parkir 4 Tahun di Bandara Ngurah Rai, Ini Identitas Pemilik Mobil
Mobil BMW yang parkir 4 tahun di Bandara Ngurah Rai. (Foto: iNews.id/Bagus Alit)

DENPASAR, iNews.id – Viral mobil BMW parkir di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali selama 4 tahun. Setelah ditelusuri, identitas pemilik mobil akhirnya diketahui. Namun, mobil tak kunjung diambil oleh pemiliknya.

Pantauan iNews.id, Senin (6/1/2020), mobil BMW berwarna merah marun itu parkir di area parkir domestik Bandara Ngurah Rai. Menurut data pengelola parkir, mobil bernopol DK 118 AV itu masuk ke kawasan parkir bandara sejak 22 September 2016.

Karena lama tak diambil oleh pemiliknya, mobil itu kini ditutup kain berwarna perak untuk menghindari guyuran hujan dan terik matahari.

Bila diamati, kondisi mobil mewah itu seperti tidak terawat. Di beberapa bagian bodi mobil tampak rapuh dan tidak mulus. Salah satu ban tampak sudah kempes.

Selama ini, otoritas bandara telah mencoba mencari tahu keberadaan pemilik mobil itu. Namun belum juga diketahui sang pemilik mobil. Setelah kabar ini viral, pihak bandara bekerjasama dengan Samsat.

“Untuk memecahkan misteri tersebut, pihak otoritas bandara berupaya mengecek kepemilikan mobil melalui koordinasi dengan kantor Samsat Denpasar,” kata Communication and Legal Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim.

Hasil penelusuran tersebut akhirnya diketahui pemilik mobil BMW itu adalah I Putu Tjandi Tirta yang beralamat di Jalan Kartini 129, Denpasar.

Saat dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui alamat yang tertera dalam surat-surat kendaraan ternyata fiktif. Pemilik mobil ternyata juga tak pernah membayar pajak kendaraan lagi sejak 2014.

Terkait biaya parkir mobil tersebut, pihak bandara menghitung estimasi yang harus dibayar pemilik mobil lebih dari Rp70 juta. Hal ini dikarenakan pada periode 2016 dan 2017 terjadi perbedaan harga parkir, termasuk juga kenaikan tarif parkir dari tahun ke tahun.

"Kami tidak ada kebijakan pengurangan, jika ada kendaraan yang mengendap sama artinya dengan menikmati fasilitas di bandara seperti konsumen lain," tutur Arie.

Kini, pihak bandara telah menyerahkan penanganan mobil ini kepada Polsek KP3 Bandara Ngurah Rai. Koordinasi dengan Polsek KP3 kawasan Bandara Ngurah Rai juga untuk mengantisipasi kemungkinan kendaraan itu berkaitan dengan tindak kriminal seperti pencurian, penggelapan, maupun memang sengaja ditinggal oleh sang pemilik untuk menghilangkan jejak.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: