Turis China ke Bali Berkurang karena Virus Korona, Dinpar: Kita Bidik Wisatawan Eropa-Amerika

Antara ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 15:59 WITA
Turis China ke Bali Berkurang karena Virus Korona, Dinpar: Kita Bidik Wisatawan Eropa-Amerika
Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali, Putu Astawa. (Foto: iNews.id/ Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.idDinas Pariwisata (Dinpar) Bali akan menggencarkan promosi untuk menggaet wisatawan asal Eropa dan Amerika. Hal ini dilakukan untuk mengatasi penurunan jumlah turis China ke Bali akibat virus korona.

"Karena kasus ini kita akan gaet wisatawan Eropa, Australia atau Amerika untuk datang ke Bali," kata Kepala Dinpar Bali Putu Astawa di Denpasar, Senin (10/2/2020).

Astawa mengatakan, untuk memuluskan rencana tersebut, berbagai upaya akan dilakukan Dinpar Bali untuk mendatangkan wisman dari dua benua itu, seperti mengalihkan penerbangan yang semula dari China ke Bali menjadi dari negara lain.

Cara lain dengan membuat paket wisata murah dengan memberi diskon seperti penerbangan, hotel, travel agent, hingga atraksi wisata.

"Untuk itu kita perlu berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan asosiasi pariwisata. Selain itu, kami juga telah bersurat ke Presiden RI untuk mengadakan rapat-rapat internasional ke Bali, demi membangun citra pariwisata Bali yang positif," ujarnya.

Diakui Astawa, kunjungan wisatawan ke Bali memang mengalami penurunan yang signifikan. Namun itu hanya untuk wisatawan asal China.

Selain itu, Astawa menuturkan, penurunan kunjungan wisatawan juga karena saat ini memang bukan musim kunjungan turis.

"Jadi, selain bulan ini memang low season, penutupan penerbangan ini juga berpengaruh signifikan untuk kunjungan wisatawan ke Bali, karena pada bulan ini biasanya wisatawan China banyak ke Bali, bertepatan dengan hari raya Imlek," ucapnya.

Sementara Ketua Bali Hotel Association (BHA) Ricky Putra membenarkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali, namun itu hanya untuk wisatawan China.

"Wisatawan dari negara lain masih ke Bali. Apalagi jika kita banding, length of stay wisman China ke Bali sekitar 4-5 hari, sedangkan wisman Eropa, Australia, dan Amerika bisa mencapai 2-4 minggu, jadi anggap saja 500. 000 wisman China ke Bali bisa ditutupi dengan sekitar 125 ribu – 150 ribu wisman Eropa bisa mengimbangi," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto