Turis China di Bali Takut Pulang karena Virus Korona, 1.421 Orang Perpanjang Izin Tinggal

Antara ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 11:50 WIB
Turis China di Bali Takut Pulang karena Virus Korona, 1.421 Orang Perpanjang Izin Tinggal
Turis China di Bali tak mau pulang karena takut tertular virus korona (covid-19) (Foto: dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Sebanyak 1.421 warga negara China di Bali mengajukan perpanjangan izin tinggal karena keadaan darurat. Mereka tak mau pulang ke negaranya karena takut tertular virus korona (covid-19).

“Sebanyak 1.421 warga China yang ada di Bali telah mengajukan izin tinggal keadaan terpaksa atau darurat terhitung sejak 5 Februari sampai 18 Maret 2020,” kata disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Sutrisno di Denpasar, Kamis (19/3/2020).

Menurut Sutrisno, jumlah yang mengajukan izin perpanjangan tinggal itu masih akan bertambah. Sedangkan warga negara lain yang mengajukan izin serupa hanya 40 orang.

"Seperti warga asing lainnya termasuk China, kan tadinya dulu pertama China dan berkembang ke WNA lain yang berdomisil di China atau WNA lainnya yang dia bagian dari China, contohnya suami, istri atau anaknya," katanya.
Sutrisno juga menjelaskan terkait keputusan penangguhan fasilitas bebas visa dan visa saat kedatangan (visa on arrival) yang mulai diberlakukan pada (20/3/2020) pukul 00.00.

Terkait kebijakan itu, maka WNA yang ingin berkunjung ke Indonesia harus mengajukan visa pada perwakilan RI yang ada di luar negeri. Pengajuan itu dengan menyertakan berbagai dokumen yang disyaratkan termasuk surat keterangan sehat (health certificate).

Sedangkan bagi WNA yang masih ada di Bali setelah aturan ini diberlakukan, kata Sutrisno masih menunggu kebijakan mengenai perpanjangan izin visa dalam keadaan terpaksa atau darurat.


Editor : Reza Yunanto