Turis Belanda Tenang Tak Ada Kasus Virus Korona di Bali
DENPASAR, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memastikan turis China yang diisukan terjangkit virus korona usai mengunjungi Bali tidak benar. Informasi ini pun membuat wisatawan di Bali tenang.
Salah satu wisatawan asal Belanda Rob Horbach mengaku merasa nyaman berada di Bali. Apalagi Pemerintah Indonesia menyakatan kasus virus korona (Covid-19) nihil.
"Virus itu kan berada Wuhan, China. Lagi pula tidak ada larangan dari Pemerintah Indonesia ataupun dari pemerintah kami berwisata ke Indonesia dan Bali khususnya," ujarnya, Minggu (16/2/2020).
Horbach juga memastikan, di Belanda tidak ada virus korona. Pemerintah Belanda juga sudah menutup perjalanan dari dan menuju China. Sehingga tidak ada lagi warganya yang bepergian ke Negara Tirai Bambu tersebut.
"Di Belanda sendiri tidak ada kasus ini. Pemerintah kami di Belanda sendiri sudah ada penutupan penerbangan dari dan ke China. Jadi, orang tidak akan pergi ke China jika kasus ini masih ada," kata Horbach.
Hal senada juga disampaikan Johannes Tuyt wisatawan asal Belanda lainnya. Dia bersama keluarga selalu memilih Bali sebagai tempat berwisata.
Dia sudah beberapa kali datang ke Bali sejak 25 tahun lalu. Johannes merasa, semua orang Bali seperti teman lamanya, sehingga membawa perasaan serasa di rumah sendiri.
"Di rumah kami hanya ada cuaca dingin serta hujan. Di sini cuacanya sangat bagus dan orang-orang ramah yang sangat baik. Negaranya bagus dan cuaca yang hangat," katanya.
Sementara itu, Ketua Bali Hotel Association (BHA) I Made Ricky Darmika Putra berharap pasar lain seperti wisatawan Australia, Eropa, Jepang dan Korea tetap datang ke Bali dan bahkan bertambah.
"Kami tentu tidak bisa bersedih berlama-lama, kita harus meningkatkan pasar wisman yang hilang," ujarnya
Dia memprediksi ada perubahan destinasi kunjungan wisman yang tadinya ingin ke China menjadi ke Bali ataupun provinsi lainnya di Indonesia.
Editor: Nani Suherni