Turis Asing yang Masuk lewat Bali dan Kepri Bisa ke Daerah Lain, Ini Syaratnya

Reza Yunanto · Jumat, 04 Februari 2022 - 18:30:00 WITA
Turis Asing yang Masuk lewat Bali dan Kepri Bisa ke Daerah Lain, Ini Syaratnya
Upacara ngaben menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing berkunjung ke Bali. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah mengizinkan turis asing datang ke Indonesia lewat dua pintu masuk, yakni Bali dan Kepulauan Riau (Kepri). Wisatawan asing  juga diperbolehkan mengunjungi daerah lain dan pulang ke negaranya dari Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di daerah tersebut. 

"Orang asing yang datang dengan visa wisata, keluarnya tidak harus melalui Bali. Mereka bisa melalui daerah lain, contohnya mau sekalian mampir ke Labuan Bajo," kata Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Amran Aris saat Sosialisasi dan Diseminasi E-Visa Kunjungan Wisata di Bali, Jumat (4/2/2022).

Amran menjelaskan, mekanisme penerbitan Visa Kunjungan Wisata  B211A merupakan kesepakatan dari semua stakeholders. Pada dasarnya, Ditjen Imigrasi mengikuti peraturan yang berlaku, yaitu Peraturan Menkumham No 34 Tahun 2021 dan SE Satgas Penanganan Covid-19 No 4 Tahun 2022. 

"Dalam hal asuransi kesehatan, contohnya, berdasarkan kesepakatan kementerian dan lembaga terkait, maka WNA diminta memiliki asuransi kesehatan, mempertimbangkan risiko yang ada," kata Amran.

Dari hasil evaluasi, besarnya nilai pertanggungan asuransi kesehatan menjadi salah satu hambatan bagi calon turis asing yang hendak melancong ke Bali. Karena itu, nilainya pun disesuaikan dari 100.000 Dolar Amerika Serikat (AS) menjadi 25.000 Dolar AS. 

"Bukti asuransi kesehatan perlu dipersiapkan ketika WNA tiba di Bali agar dapat ditunjukkan saat pemeriksaan dokumen," katanya.

Adapun persyaratan untuk mengajukan permohonan visa kunjungan wisata B211A ke Bali dan Kepri sebagai berikut:

1. Paspor yang sah dan masih berlaku paling sedikit 6 (enam) bulan.

2. Surat penjaminan dari penjamin.

3. Bukti memiliki biaya hidup bagi dirinya dan/atau keluarganya selama berada di Wilayah Indonesia berupa rekening koran, buku tabungan atau deposito selama 3 (tiga) bulan terakhir. Bukti kepemilikan dana dapat menggunakan milik WNA atau penjamin dengan jumlah saldo minimal setara 2.000 Dolar AS.

4. Tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain.

5. Bukti telah menerima Vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: