Tren Kasus Positif Covid Sempat Naik, Belajar Tatap Muka di Bali Ditunda

Antara ยท Sabtu, 21 November 2020 - 08:29:00 WITA
Tren Kasus Positif Covid Sempat Naik, Belajar Tatap Muka di Bali Ditunda
Ilustrasi belajar tatap muka di sekolah. (Foto Antara).

DENPASAR, iNews.id – Pengajuan pembelajaran tatap muka dari beberapa sekolah di Bali ditunda untuk sementara. Penundaan ini diambil lantaran kasus positif Covid-19 sempat menunjukkan tren meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan ada beberapa sekolah (negeri/swasta) yang sudah mengajukan pembelajaran tatap muka.

“Mengingat kasus konfirmasi positif Covid yang belakangan sempat menunjukkan tren meningkat maka sekolah-sekolah tersebut urung untuk melaksanakan belajar tatap muka," kata Ngurah Boy, Jumat (20/11/2020).

Selama pembelajaran daring, ada beberapa sekolah yang mengajukan permohonan pembelajaran tatap muka. Sekolah-sekolah yang ingin menyelenggarakan belajar tatap muka harus memenuhi beberapa syarat.

Sesuai SKB empat menteri (Mendagri, Menkes, Mendikbud, Menag) dan SE Gub Bali tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Nomor 420/52733/Disdikpora bahwa ada kriteria yang harus dilalui sebelum melaksanakan PTM tersebut.


Adapun yang pertama, PTM hanya boleh dilaksanakan di daerah yang zona hijau/kuning. Kedua, mendapat izin dari pemerintah setempat (Pemprov/Pemkab/Pemkot).

Ketiga, harus memenuhi unsur protokol kesehatan serta mematuhi petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Disdikpora. Selain itu juga harus ada kesepakatan antara komite dengan pihak sekolah serta wajib mendapat izin dari orang tua siswa.

"Belum ada (sekolah ajukan PTM). Selain itu, seiring waktu, hambatan-hambatan berkaitan dengan sarana daring, teknis pembelajaran, dan sebagainya saat ini bisa tertangani," katanya.

Terkait dengan sistem penilaian bagi siswa saat pembelajaran daring, Ngurah Boy mengatakan bahwa tidak ada penilaian khusus, karena semua sesuai standar yang ditetapkan dalam juknis.


Editor : Umaya Khusniah