Transmisi Lokal di Denpasar Melonjak, 18 dari Klaster Pasar Kumbasari

dewi umaryati ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 10:51 WIB
Transmisi Lokal di Denpasar Melonjak, 18 dari Klaster Pasar Kumbasari
Tes swab puluhan pedagang Pasar Kumbasari Denpasar. (Foto: iNews.id/Muhammad Muhyiddin)

DENPASAR, iNews.id - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Kota Denpasar, Bali meningkat tajam. Ada 20 kasus baru yang semuanya merupakan transmisi lokal. Dari jumlah itu, 18 orang berasal dari klaster Pasar Kumbasari.

"Kami baru saja mendapatkan laporan bahwa 20 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar akibat kasus transmisi lokal," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Kamis (11/6/2020).

Dewa Rai menjelaskan, 18 orang dari 20 kasus transmisi lokal terbaru itu berasal dari klaster Pasar Kumbasari. Mereka yakni pedagang ikan dan pedangang canang yang sehari-hari berjualan di pasar tersebut.

Sedangkan dua kasus transmisi lokal sisanya terjangkit dari wilayah tempat tinggalnya.

Dewa Rai mengatakan, 20 kasus positif Covid-19 terbaru itu tersebar di beberapa wilayah di Denpasar. Paling banyak di Desa Pemecutan Kaja yakni lia orang, dan Kelurahan Pemecutan empat orang.

Berikutnya Desa Tegal Karta, Desa Padangsambian Klod, dan Desa Pemecutan Kelod masing-masing dua orang. Kemudian Kelurahan Kesiman, Kelurahan Pedungan, Kelurahan Peguyangan, Desa Ubung Kaja, Desa Tegal Harum masing-masing satu orang.

Melihat peningkatan transmisi lokal di Denpasar, Dewa Rai kembali mengingatkan agar warga disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru.

"Untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan," katanya.

Secara kumulatif Dewa Rai menjelaskan, kasus covid-19 di Kota Denpasar mencapai 161 orang. Dari jumlah itu, 74 orang sudah sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 85 orang masih dalam perawatan.

Sedangkat OTG mencapai 445 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 38 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 74 orang.


Editor : Reza Yunanto