Terungkap, Ini Penyebab Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak di Gianyar

Indira Arri ยท Sabtu, 18 September 2021 - 00:07:00 WITA
Terungkap, Ini Penyebab Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak di Gianyar
Warga menyapu ribuan burung pipit mati mendadak di tanah kuburan Desa Adat Sema, Gianyar, Bali. (Foto: iNews/Ketut Catur)

GIANYAR, iNews.id – Balai Besar Veteriner Denpasar menyebutkan ribuan burung pipit yang mati mendadak di Pering, Gianyar, Bali tidak disebabkan oleh penyakit infeksius. Hal itu diungkapkan Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, drh Made Santiarka Wijaya, Jumat (17/9/2021).

Dia mengatakan, dari hasil uji laboratotium sampel burung pipit ada beberapa kemungkinan burung pipit mati massal di antaranya kekurangan oksigen atau hipoksia.

“Dari hasil lab diketahui bahwa ribuan burung pipit yang mati tidak mengarah ke penyakit infeksius terlebih dugaan flu burung. Ada tiga kemungkinan penyebab burung pipit tersebut mati yakni, kekurangan oksigen atau hipoksia, menghirup gas beracun atau karena memakan makanan beracun,” katanya.

Sebelumnya, ribuan burung pipit mati di areal Pekuburan Banjar Sema Desa Pering Gianyar, Kamis (9/9/2021). Pihak terkait kemudian mengumpulkan enam sampel bangkai burung untuk kemudian diserahkan ke laboratorium Veteriner Denpasar.

Bendesa Adat Sema Made Wardana mengatakan, kejadian matinya ribuan burung pipit secara mendadak terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Kamis pagi, wilayah Banjar Sema diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

“Setelah hujan, burung pipit yang bersarang di sebuah pohon asem di areal kuburan adat Banjar Sema tiba-tiba jatuh dan mati. Sepertinya karena kedinginan, tadi pagi itu hujan deras disertai angin kencang,” katanya.

Dia mengatakan, fenomena aneh itu tidak hanya sekali terjadi. Ribuan burung pernah mati mendadak pada tahun 2018 lalu. Saat itu, ribuan burung mati akibat kedinginan di tempat tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: