Tanggapi Demo di Bali, Wagub Cok Ace: Tes Corona Tetap Dilakukan

Indira Arri ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 17:35 WIB
Tanggapi Demo di Bali, Wagub Cok Ace: Tes Corona Tetap Dilakukan
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan pariwisata akan dibuka untuk wisatawan asing pada 11 September. (iNews.id/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menanggapi sekelompok masyarakat Bali yang menolak rapid dan swab test Covid-19. Menurutnya, tes tersebut tetap akan dilakukan karena bagian dari ketentuan Pemerintah Provinsi Bali untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Jadi baik itu bepergian di darat, laut, udara, dan juga untuk mengukur tingkat kesembuhan itu yang digunakan masih alat ukur (rapid dan swab) itu," ujarnya di Denpasar, Rabu (29/7/2020).

Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan, ketentuan yang mengatur tentang syarat wajib rapid test atau tes swab untuk perjalanan keluar-masuk Bali saat ini masih berlaku. Dengan demikian prosedur tes corona tetap akan dilakukan, meski ada sebagian masyarakat yang menolak.

"Saya tidak ingin mengatakan (penolakan) ini oleh siapa. Tapi saya melihat substansi bahwa ketentuan itu sampai saat ini masih dilakukan di Bali," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan orang termasuk personel band Superman Is Dead (SID), Jerinx menggelar demo di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, menolak kebijakan rapid test dan tes swab Covid-19 sebagai syarat administrasi di masa new normal.

Kebijakan itu dinilai tidak efektif karena tidak menjamin seseorang bebas Covid-19 dan malah memberatkan di tengah situasi ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

"Kebijakan ini berpeluang dipakai kedok bisnis kesehatan," kata koordinator pengunjuk rasa Made Krisna Dinata.


Editor : Reza Yunanto