Speed Boat Terbalik di Perairan Nusa Penida Bali, 2 Wisman asal Afrika Tewas

Antara ยท Senin, 16 September 2019 - 15:25 WIB
Speed Boat Terbalik di Perairan Nusa Penida Bali, 2 Wisman asal Afrika Tewas
Kapal yang terbalik di perairan Devil Tear Banjar Kawan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, dan mengakibatkan dua wisman tewas. (Foto: Antara)

KLUNGKUNG, iNews.id – Dua wisatawan mancanegara (wisman) asal Afrika Selatan, meninggal dunia setelah speed boat yang mereka tumpangi terbalik di perairan Devil Tear Banjar Kawan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Kedua korban masing-masing bernama Caval Heir O Biron (48), asal Brazil dan Victor Johannes Allers, (43).

Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana mengatakan, speed boat itu mengangkut tiga penumpang. Selain kedua korban, penumpang lain yang juga menjadi kapten kapal bernama Suadak.

“Kondisi boat yang ditumpangi ketiga penumpang terbalik di perairan Devil Tear Banjar Kawan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung,” kata Putu Gede Ardana di Klungkung, Senin (16/9/2019).


BACA JUGA: Kecelakaan Longboat di Perairan Talaga, 1 Orang Hilang Ditemukan Tewas


Dia mengatakan, perahu Nagashima-Go yang dikemudikan Kapten Suadak tu berangkat menuju Pantai Jungutbatu. Kedua wisman hendak mengelilingi Pulau Lembongan dengan perahu bermesin.

Kedua wisman, Caval Heir O Biron dan Victor Johannes Allers, diketahui menginap sementara di salah satu vila yang beralamat di Banjar Kaja Desa Jungutbatu, Nusa Penida. “Saat Boat Nagasima-Go tiba di perairan Devil Tear dan sedang berhenti, tiba-tiba dari arah laut ombak besar datang lalu menghantam boat hingga terbalik,” katanya.

Saat kapal terhantam ombak besar, Kapten Suadak berenang menuju tebing sedangkan kedua penumpang tercebur di laut. Warga setempat yang melihat Kapten Suadak berenang menuju tebing langsung membantunya dan mengangkatnya ke tebing.

Namun, dua wisman yang sebelumnya tercebur ke laut kehabisan napas saat dihantam ombak dan terbawa arus. Beberapa saat kemudian, pertolongan dari perahu lainnya mendatangi dua wisatawan itu. Saat ditemukan, kedua wisman tidak sadarkan diri.

“Setelah kedua korban ditemukan, lalu dibawa ke Puskesmas Nusa Penida II. Hasil pemeriksaan keduanya sudah dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Sementara kapten speed boat masih dalam perawatan di East Medical Care Lembongan. Akibat kecelakaan itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp200 juta.


Editor : Maria Christina