Sekda Bali Tak Ingin Ada Gangguan Teknis saat Tes CPNS

Antara ยท Sabtu, 25 Januari 2020 - 15:29:00 WITA
Sekda Bali Tak Ingin Ada Gangguan Teknis saat Tes CPNS
Sekda Bali Dewa Made Indra saat meninjau lokasi Tes Kompetensi Dasar CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, didampingi Kepala BKD Bali Ketut Lihadnyana (Foto: Dok Pemprov Bali)

DENPASAR, iNews.id - Tes kompetensi dasar (TKD) CPNS untuk Pemerintah Provinsi Bali dimulai pada 28 Januari 2020. Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menginginkan tidak ada kendala dalam tes melalui sistem computer assisted test/CAT nanti.

"Semuanya harus dicek dan dipastikan berfungsi dengan baik, mulai dari ruangan, komputer, jaringan, tempat duduk hingga pendingin ruangan. Saya ingin tak ada gangguan teknis yang mengganggu konsentrasi para peserta," kata Dewa Indra saat meninjau lokasi tes CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali di Jalan Hayam Wuruk 152 Denpasar, Sabtu (25/1/2020).

Dewa Indra menegaskan ingin seluruh proses tes berjalan dengan baik, nyaman, transparan dan akuntabel. Dia mengingatkan seluruh jajaran yang duduk di kepanitiaan memperhatikan seluruh sarana pendukung berfungsi dengan baik.

BACA JUGA: 40 Persen Turis India Berwisata ke Bali untuk Pesta Pernikahan

Pihak panitia juga menyiapkan ruang tunggu yang layak bagi orangtua atau kerabat peserta tes CPNS. Di ruang tunggu yang tersebut, mereka bisa melihat langsung hasil tes putra, putri atau kerabat mereka.

"Kami juga menyiapkan petugas kesehatan, parkir dan kantin yang memadai," ujarnya.

Dia berharap, dukungan sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan sedemikian matang dapat meniadakan komplain dari peserta yang ikut tes.

Dia juga memastikan komitmen Pemprov Bali dalam mewujudkan rekrutmen CPNS yang bersih dan transparan.

"Semua akan dicek, mulai dari tanda pengenal dan wajah para peserta. Kami juga akan mengundang Komisi 1 DPRD Bali, Kejaksaan, Polda Bali, BPKP, Ombudsman dan Inspektorat untuk mengawal proses seleksi," ujarnya.

Proses seleksi yang telah disiapkan melalui sistem sedemikian rupa diharapkan akan menghasilkan SDM berkualitas yang menggerakkan mesin birokrasi.

"Kalau proses rekrutmennya sudah seperti ini, saya yakin ke depannya tak ada PNS yang gaptek," kata Dewa Indra.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengatakan seleksi dengan sistem CAT penerimaan CPNS Pemprov Bali baru pertama kali dilaksanakan di BPSDM.

BACA JUGA: Virus Korona Mewabah, Dinkes Bali Siapkan Stok 5.000 Tamiflu

"Sebelumnya sudah menggunakan CAT, tetapi pelaksanaannya di Gedung BKN," ucapnya.

Lihadnyana mengemukakan, jumlah peserta yang mengikuti tes CPNS kali ini lebih dari 13 ribu yang akan bersaing memperebutkan formasi yang tersedia sebanyak 676.

"Kebanyakan tenaga teknis yang kita butuhkan untuk mendukung program prioritas Bapak Gubernur," ujarnya.

Dalam pelaksanaan tes kali ini, peserta akan dibagi dalam beberapa ruangan dengan satu sesi diikuti 400 peserta. Dalam sehari akan dilaksanakan lima sesi tes sehingga jumlahnya mencapai 2.000 peserta per hari.

TKD CPNS akan dimulai pada Selasa (28/1/2020) yang akan diawali dengan pelamar untuk Pemprov Bali. Lihadnyana juga menjamin proses seleksi CPNS akan bebas dari kehadiran joki.

"Kalau berani, akan langsung ditangkap oleh aparat. Kami sudah siapkan proses berlapis dan masing-masing peserta membawa identitas dengan barcode yang berbeda antara satu dengan yang lain," ujarnya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: