Puluhan Warga Diduga Korban Robot Trading Abal-Abal Geruduk Polda Bali
DENPASAR, iNews.id - Puluhan orang diduga korban penipuan robot trading berkedok investasi mendatangi Polda Bali, Senin(14/3/2022). Mereka melaporkan bos Fahrenheit.
Rombongan korban tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali sekitar pukul 09.30. Tiba di lantai tiga, mereka diterima petugas sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT). Menjelang siang, korban yang datang bertambah.
"Kami minta polisi segera bertindak agar dana kami semua bisa segera kembali," kata Beny Kurniawan, salah satu perwakilan korban.
Dia mengaku telah menginvestasikan dana 5.000 dolar Amerika atau setara Rp80 juta dan kini modal itu lenyap. Owner Fahrenheit yang coba dihubungi juga tidak merespon lagi.
Richard Tios, korban lainnya kehilangan modal 37.500 dolar Amerika .
"Saya emosi sekali dan meminta polisi segera menangkap pelaku," ujar dia geram.
Murni Wiyati, korban lainnya mengatakan korban robot trading Fahrenheit di Bali mencapai sekitar 1.000 orang dari berbagai kalangan. Korban terbesar menanamkan modal 1.500 dolar Amerika.
Saat ini, kepolisian masih mendalami laporan warga tersebut.
Editor: Nani Suherni