Puluhan Tahun Tinggal di Bali, Dua Bule Ini Ucap Sumpah Jadi WNI

dewi umaryati ยท Selasa, 23 Maret 2021 - 09:40:00 WITA
Puluhan Tahun Tinggal di Bali, Dua Bule Ini Ucap Sumpah Jadi WNI
Dua warga negara asing mengucapkan sumpah sebagai warga negara Indonesia (WNI) di Kementerian Hukum dan HAM, Denpasar, Bali, Senin (22/3/2021). (Foto: Kemenkumham Bali)

DENPASAR, iNews.id - Dua warga negara asing (WNA) mengucapkan sumpah sebagai warga negara Indonesia (WNI). Mereka telah puluhan tahun tinggal di Bali.

Keduanya yakni Indra Jonas Rapp asal Jerman, dan Michael Romeo Lorenti asal Amerika Serikat (AS). Keduanya mengucapkan sumpah sebagai WNI pada Senin (22/3/2021) di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali.

"Dengan masuknya kedua orang asing jadi WNI ini menjadi kesempatan untuk mereka berbakti kepada Indonesia seperti yang disebutkan dalam sumpah," ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk dalam keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

Jamaruli mengatakan, dua warga asing yang kini jadi WNI itu diharapkan bisa mengabdikan diri, mengetahui tata krama, dan mengetahui struktur sosial di Indonesia serta berbakti sesuai dengan profesi masing-masing.

Terhadap Michael Romeo Lorenti, Jamaruli berharap agar bisa berperan bagi perkembangan pendidikan, memperhatikan kondisi sosial budaya di Indonesia.
 
"Bapak Michael ini memiliki 185 orang SDM yang merupakan WNI, dalam rangka penyerapan SDM ini menjadi langkah dan bentuk pengabdian yang positif. Di samping itu juga perlu pengembangan SDM yang baik," katanya.
 
Sedangkan terhadap Indra Jonas Rapp juga diharapkan dapat menjadi hal positif untuk perkembangan pendidikan SDM dan sosial budaya di Indonesia khususnya Pulau Bali.
 
Indra Jonas Rapp merupakan warga negara Jerman yang lahir di Denpasar pada tanggal 25 November 1989. Saat ini, Indra mempunyai bungalow di daerah Penebel, Kabupaten Tabanan.

Sedangkan, Michael Romeo Lorenti sebelumnya merupakan warga negara Amerika yang lahir di New York, 24 Mei 1972. Michael sudah 23 tahun menetap di Bali dan mempunyai usaha pabrik produk perawatan kulit.

Editor : Reza Yunanto