Polresta Denpasar Ungkap Penjualan Tembakau Gorila di Media Sosial

Antara ยท Rabu, 18 Maret 2020 - 13:00 WIB
Polresta Denpasar Ungkap Penjualan Tembakau Gorila di Media Sosial
Polresta Denpasar mengungkap penjualan tembakau gorila di media sosial. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Polresta Denpasar mengungkap penjualan narkotika jenis tembakau gorila melalui media sosial. Sebanyak empat orang penjualnya ditangkap.

"Mereka dari jaringan yang berbeda," kata Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan saat merilis penangkapan tersangka di Mapolresta Denpasar, Selasa (17/3/2020).

Penangkapan tersangka pertama, yaitu Gera (26) dengan barang bukti 105 gram. Modus yang digunakan tersangka yaitu dengan mengambil paketan lewat jasa ekpedisi.

"Dari keterangan tersangka barang tersebut adalah miliknya yang dibeli melalui jejaring sosial seharga Rp2 juta," ujar Jansen.

Tersangka kedua, Soni (40) dengan barang bukti seberat 97.76 gram netto yang telah disita.

"Menurut keterangan tersangka barang tersebut adalah miliknya yang dibeli dari jejaring sosial seharga Rp1 juta," katanya.

Selanjutnya, tersangka bernama Jaya (20) ditangkap dengan barang bukti berupa 29 paket tembakau gorilla dengan berat bersih 214.5 gram dan sembilan botol cairan diduga narkotika berat 165.7 gram. Barang bukti tersebut merupakan miliknya yang dibeli melalui online seharga Rp5 juta.

Keempat yaitu Razy (20), dengan barang bukti berupa 21 linting daun sintetis dengan berat bersih 13.66 gram dan dua botol cairan diduga narkotika berat 46.47 gram.

Jansen menegaskan seluruh tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

"Ancaman hukuman penjara minimal empat tahun, maksimal 12 tahun dan denda Rp800 juta sampai Rp8 miliar," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto