Polda Bali Siaga Satu Amankan Natal dan Tahun Baru, 13.000 Personel Dikerahkan

Antara ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 13:36 WITA
Polda Bali Siaga Satu Amankan Natal dan Tahun Baru, 13.000 Personel Dikerahkan
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose bersama dengan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Gubernur Bali I Wayan Koster saat gelar Operasi Lilin Agung 2019 di Denpasar, Bali, Kamis (19/12/2019). (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.idPolda Bali siaga satu untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 13.000 personel dikerahkan dan akan bersinergi dengan TNI serta instansi terkait dalam pelaksanaan Operasi Lilin Agung tahun 2019.

Operasi Lilin Agung 2019 akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Operasi ini untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar itu dengan rasa aman dan nyaman.

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose saat membuka Gelar Operasi Lilin Agung di Lapangan Puputan Badung, Kamis (19/12/2019), mengatakan, dirinya tidak akan mengizinkan anggota Polri meninggalkan operasi sampai selesai.

“Untuk gelar pasukan ini hanya 1.400-1.500 personel, tapi untuk seluruh jajaran ada 13.000 personel yang siaga satu. Kita betul-betul berkomitmen untuk menjaga, baik itu masyarakat luar Bali dan wisatawan asing,” kata Kapolda Bali.

Kapolda juga memprediksi volume kendaraan akan menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan hari biasa, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Sejumlah kendaraan dari daerah lain yang masuk ke Bali atau kendaraan-kendaraan di Bali yang keluar.

“Saya prediksi kendaraan akan meningkat naik, mau yang masuk atau yang keluar dari atau ke wilayah Bali, Namun, kondisi ini juga sudah kami kontrol supaya dapat meminimalisasi kemacetan yang terjadi,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini telah mengoperasionalkan Command Center di berbagai wilayah agar bisa mengurai kemacetan dari Command Center. Dari lokasi itu juga dapat dilihat pemetaan seluruh Bali dengan tingkat kemacetan bersamaan dan pergerakan pasukan yang patroli di jalan raya.

“Jadi betul-betul pelaksanaan patroli. Bukan hanya kegiatan VVIP maupun VIP, tetapi patroli juga banyak menempatkan polisi wanita. Jadi, mungkin kalaupun macet melihat polisi wanita, pengendara tidak terlalu komplain dibandingkan melihat mungkin polisi lain karena ini kegiatan humanis,” katanya.

Golose juga menegaskan, Polda Bali akan mengantisipasi apabila dalam perayaan Natal dan Tahun Baru ini ada bencana alam dan sebagainya karena musim hujan telah tiba. “Kami siap bersama dengan Pangdam IX/Udayana menggerakkan pasukan dan BPBD, Basarnas, dan stakeholder lain,” katanya.

Sementara Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengatakan, TNI juga sedang menyiapkan segala perlengkapan dan membantu Polri dalam Operasi Lilin Agung 2019. Sebelumnya mereka telah melakukan langkah-langkah pendahuluan untuk menciptakan sistem keamanan semesta melalui pembina desa dan mengajak seluruh komponen desa untuk aktif dalam pengamanan Operasi Lilin Agung 2019.

“Melalui langkah-langkah pendahuluan ini, bisa maksimal menekan angka-angka pelanggaran. Sebab, pelanggaran ini muncul dari aktivitas desa. Kami ajak semua pihak dengan harapan angka-angka pelanggaran dan tindakan kriminal bisa ditekan dan memudahkan aparat melaksanakan tugas,” katanya.


Editor : Maria Christina