Perempuan Pengedar Sabu di Bali Terancam Penjara 20 Tahun

Antara ยท Rabu, 15 September 2021 - 09:29:00 WITA
Perempuan Pengedar Sabu di Bali Terancam Penjara 20 Tahun
Sidang virtual kasus narkoba di PN Denpasar. (Foto: ilustrasi/Antara)

DENPASAR, iNews.id - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mengadili seorang perempuan inisial VJ (30) yang menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Dia terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.

Persidangan digelar secara virtual, Selasa (14/9/2021). Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Dewa Gede Anom mendakwa VJ dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Terdakwa dalam perkara ini secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I bukan jenis metamfetamina seberat 127,85 gram netto," ujar Anom Rai.

Dia menjelaskan, VJ menjadi pengedar sabu berawal dari perkenalan dirinya dengan seorang bernama Gatep di media sosial pada Desember 2020. Gatep menawarkan kepada VJ pekerjaan sebagai kurir sabu dengan imbalan tertentu.

VJ menerima tawaran itu, dan sudah tiga kali mengantarkan sabu dari Gatep. 

"Paket yang pertama dan kedua sudah habis diedarkan sedangkan paket yang ketiga baru sebagian diedarkan, terdakwa mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di sekitar Kota Denpasar sesuai alamat yang ditentukan oleh Gatep," tuturnya.

Dari pekerjaan itu, VJ mendapat upah Rp1,9 juta yang telah diterimanya melalui transfer bank sebanyak dua kali.

VJ ditangkap pada 9 Mei 2021 dini hari di indekos tempatnya tinggal di Jalan Kembang Matahari, Denpasar Timur. Dari penggeledahan ditemukan 124 paket sabu dengan total keseluruhan mencapai 143,04 gram.

Editor : Reza Yunanto