Pemerintah Tempatkan Dana di 7 BPD, Bali Dapat Rp1 Triliun

Rina Anggraeni ยท Senin, 27 Juli 2020 - 13:01 WIB
Pemerintah Tempatkan Dana di 7 BPD, Bali Dapat Rp1 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Senin (27/7/2020). (Foto: Humas Kemenkeu/Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menempatkan dana Rp11,5 triliun di tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD). BPD Bali dapat Rp1 triliun.

"Ini sudah siap untuk disalurkan dan tujuannya adalah mendorong ekonomi daerah," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Sri Mulyani mengatakan, penempatan dana pemerintah tersebut bertujuan agar mampu mendorong dan menggerakkan perekonomian di daerah dari adanya dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, mekanisme penempatan dana pemerintah untuk BPD ini adalah penempatan dana di deposito dengan suku bunga yang sama seperti waktu ditempatkan di Bank Indonesia yaitu 80 persen dari 7-Day Reverse Repo Rate.

Sri Mulyani menegaskan penempatan dana pemerintah kepada BPD tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli surat berharga negara dan valuta asing. Dia menekankan, dana tersebut harus bekerja untuk mendorong perekonomian.

Dia juga meminta agar tujuh BPD yang mendapatkan penempatan dana pemerintah nantinya mampu menyalurkan kredit kepada sektor-sektor produktif dengan tingkat suku bunga lebih rendah.

"Jadi kalau DKI Jakarta mendapat Rp2 triliun kita harap bisa menyalurkan kredit Rp4 triliun dengan suku bunga yang lebih kecil dari yang selama ini mereka pinjamkan," ujarnya.

Terkait jumlah dana yang ditempatkan, mantan Direktur Pelaksana World bank itu merinci, untuk BPD Bank Jawa Barat Banten (BJB) mendapat Rp2,5 triliun, DKI Jakarta Rp2 triliun, Jawa Tengah Rp2 triliun, Jawa Timur Rp2 triliun, dan SulutGo Rp1 triliun.

Sedangkan untuk BPD Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang masing-masing sebesar Rp1 triliun hingga saat ini masih dalam tahap evaluasi dan pengkajian.


Editor : Reza Yunanto