Pariwisata Bali Belum Dibuka, Gubernur Koster Tegaskan Masih Fokus Tangani Covid-19

dewi umaryati ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 08:49 WIB
Pariwisata Bali Belum Dibuka, Gubernur Koster Tegaskan Masih Fokus Tangani Covid-19
Gubernur Wayan Koster bersama Wagub Cok Ace dan Sekda Dewa Made Indra. (Foto: iNews.id))

DENPASAR, iNews.id - Gubernur Wayan Koster memastikan Bali belum membuka pariwisata untuk wisatawan mancanegara. Koster menegaskan dirinya ingin fokus pada penanganan Covid-19 di Bali.

"Satu hal terpenting yang saat ini yang harus dan wajib dilaksanakan yakni bagaimana kita menciptakan situasi Bali yang benar-benar kondusif, aman dari Covid–19," kata Koster dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Kamis (18/6/2020).

Penegasan itu disampaikan Gubernur Koster saat menerima kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio di Restoran Bebek Tepi Sawah, Ubud, Gianyar, Rabu (17/6/2020) kemarin.

Koster mengatakan, pembukaan kran pariwisata bagi wisatawan mancanegara sangat tergantung dari disiplin masyarakat dan para pelaku pariwisata dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

"Ini perlu kita tertibkan bersama-sama, perlu upaya bersama-sama, supaya Bali cepat kondusif, dan pemerintah pun sudah menyiapkan tatanannya," ujar Koster.

Mantan anggota DPR dari PDIP ini mengatakan, saat ini Bali masih berfokus pada upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19. Apalagi belakangan ini kasus transmisi lokal cenderung meningkat.

Meski begitu menurut Gubernur Koster, Pemprov Bali tetap merancang berbagai langkah protokol menghadapi tata kehidupan baru (new normal) termasuk perencanaan kapan dan bagaimana penerapan protokol saat dibukanya sektor pariwisata.

"Melihat situasi di Bali secara umum, sesuai perkembangan Covid – 19 yang masih dinamis, masih cukup tinggi di beberapa wilayah di Bali, maka dari sisi kesehatan saya bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 (Provinsi) melihat dan mengambil sikap Bali memang belum layak dan belum kondusif untuk penerapan protokol kesehatan dalam konteks sektor pariwisata," katanya.

"Tapi kami telah menyiapkan langkah-langkah protokol kesehatan sekiranya sektor pariwisata mulai dibuka," ujarnya lagi.

Merujuk pada data yang dilansir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali, jumlah penambahan kasus positif di Bali pada Rabu (17/6/2020) kemarin memecahkan rekor penambahan harian yakni 47 kasus.

Dengan penambahan itu, total kasus positif di Bali saat ini mencapai 829 orang.


Editor : Reza Yunanto