Oknum PNS di Bali Jadi DPO Polisi Kasus Pemalsuan BPKB Mobil

Antara ยท Senin, 10 Februari 2020 - 18:21 WIB
Oknum PNS di Bali Jadi DPO Polisi Kasus Pemalsuan BPKB Mobil
Ilustrasi Polri. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Oknum PNS bernama Cok Putri Swandewi Oktaviani (41) masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Ditrektorat Reskrimum Polda Bali. Dia diduga melakukan pemalsuan BPKB mobil.

"Benar dan laporannya itu terkait dengan adanya dugaan pemalsuan BPKB mobil," kata Kanit I Subdit III Ditreskrimum Polda Bali, Kompol Nanang Prihasmoko di Denpasar, Senin (10/1/2020).

Dia menjelaskan, kejadian bermula pada 27 Oktober 2017 saat pelaku yang berasal dari Kabupaten Bangli menawarkan sebuah mobil kepada korban yang bernama Ni Nyoman Trisna Dewi Purwanti seharga Rp180 juta.

Saat itu, pelaku sepakat dalam waktu dua bulan setelah melakukan transaksi akan membeli kembali mobil yang ditawarkan kepada korban dengan kompensasi 5 persen dari harga mobil tersebut.

"Namun, ketika korban ingin menjual mobil tersebut dan meminta bantuan Made Dharma Wijaya untuk mengecek ke Kantor Samsat dan ternyata BPKB kendaraan tersebut diduga palsu," katanya.

Berdasarkan kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan pelaku ke Polda Bali. Atas perbuatannya, pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Dia terancam Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti 1 lembar foto copy STNK dan BPKB mobil berwarna putih dengan nopol DK 1605 PF atas nama pelaku, dan 1 lembar foto copy kwitansi pembelian.

“Agar masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku agar segera menginformasikan ke kantor polisi terdekat,” ujarnya.


Editor : Reza Yunanto