Musim Layangan, Pantai Padanggalak Bali Ditutup Sementara

Antara ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 13:50 WIB
Musim Layangan, Pantai Padanggalak Bali Ditutup Sementara
Ilustrasi pantai di Bali. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Pantai Padanggalak di Sanur, Denpasar, Bali ditutup sementara. Penutupan dilakukan karena terjadi kerumunan massa yang bermain layangan di pantai itu.

"Untuk mencegah pandemi Covid-19 semakin meluas di Kota Denpasar, maka akses menuju Pantai Padanggalak ditutup sementara dari aktivitas masyarakat main layang-layang," kata Wakil Bendesa Adat Kesiman, Wayan Sukana di Denpasar, Selasa (21/7/2020).

Dia mengatakan, penutupan akses di Pantai Padanggalak dilakukan sementara waktu. Penutupan dilakukan karena masyrakat saat ini mulai ramai bermain layang-layang di pantai. Kerumunan massa itu dinilai berisiko terhadap penyebaran Covid-19.

"Penutupan ini upaya mengurangi kerumunan massa," katanya.

Dia menambahkan, desa adat pada prinsipnya tidak melarang masyarakat untuk bermain layangan di pantai. Kendati demikian, aspek pencegahan Covid-19 juga harus diutamakan masyarakat, karena kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.

Menurutnya, penutupan akses pantai juga sesuai hasil Paruman (rapat) prajuru Desa Adat Kesiman bersama pemerintah dari tiga desa, yakni Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan, dan Kelurahan Kesiman. Hasil Paruman sepakat menutup akses sementara agar penggemar main layang-layang tidak menaikan layangan di kawasan Padanggalak dan sekitarnya.

Salah satu alasan penutupan karena yang bermain layangan di Pantai Padanggalak tidak hanya warga setempat, melainkan warga luar yang ramai-ramai membawa layangan besar untuk diterbangkan di pantai.

"Selain itu juga banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan baik physical distancing dan tidak memakai masker. Itu yang menjadi kekhawatiran warga. Jika salah satu ada yang terpapar sudah pasti akan menyebarkan ke yang lainnya," katanya.


Editor : Reza Yunanto