Mulai Minggu Sore, Bupati Buleleng Isolasi Desa Bondalem

Pande Wismaya ยท Minggu, 03 Mei 2020 - 19:17:00 WITA
Mulai Minggu Sore, Bupati Buleleng Isolasi Desa Bondalem
Rapid Test pedagang Pasar Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng

BULELENG, iNews.id – Penambahan kasus positif Covid-19 dari transmisi lokal membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengambil langkah tegas dan cepat. Sejak sore tadi, bupati langsung mengisolasi Desa Bondalem, di Kecamatan Tejakula setelah ditemukan ada 16 kasus positif dari transmisi lokal.

Sebelumnya, Dusun Celagi Batur di desa ini telah lebih dulu diisolasi per Sabtu (2/5/2020), setelah ditemukan kasus satu keluarga positif Covid-19 dari transmisi lokal pasien register 18 yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Giri Emas, Buleleng. Sekitar 28 kepala keluarga dengan 94 jiwa harus menjalani isolasi total, tidak boleh keluar rumah, dan berinteraksi dengan warga lain.

Seluruh kebutuhan logistik di desa ini, disiapkan dan ditanggung oleh gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng.

Pasien register 18 yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang di Pasar Desa Bondalem ini sebelumnya tertular dari orang satu desa, pasien register 13 yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kini Desa Bondalem harus diisolasi, karena sejumlah warga yang juga pedagang di pasar ini diketahui sempat kontak langsung dengan pasien register 18.

“Sudah saya putuskan untuk Desa Bondalem, kita berlakukan karantina wilayah. Warga dari luar Desa Bondalem tidak boleh masuk, dan sebaliknya yang ada di bondalem tidak boleh keluar desa,” ucap Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, di Buleleng, Minggu (3/05/2020).

Dari 128 pedagang Pasar Desa Bondalem yang menjalani rapid test, 39 orang dinyatakan positif dan telah diambil sampel swab untuk dibawa ke laboratorium. Hasilnya telah keluar 14 pedagang dinyatakan positif Covid-19.

“Selain 14 pedagang, seorang anggota keluarga pasien register 18 dan seorang pekerja migran juga dinyatakan positif Covid-19. Jadi untuk hari ini kita ada tambahan 16 kasus positif,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Penambahan yang cukup signifikan, hampir 100 persen ini membuat kasus Covid-19 di Buleleng dari yang sebelumnya 17 kasus kini menjadi 33 kasus. Pasien yang dinyatakan sembuh ada 13 orang, dan yang masih dirawat di rumah sakit rujukan 20 orang.

Dan besok, gugus tugas Covid-19 akan kembali melakukan rapid test terhadap warga dari hasil tracing kontak dengan pasien, yang telah dinyatakan positif.

Editor : Dewi Umaryati