Menparekraf Sandiaga Uno Prioritaskan Penyelamatan Pramuwisata di Bali

Reza Yunanto ยท Kamis, 25 Februari 2021 - 23:34:00 WITA
Menparekraf Sandiaga Uno Prioritaskan Penyelamatan Pramuwisata di Bali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menegaskan akan memprioritaskan penyelamatan pramuwisata yang ada di Bali. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menegaskan akan memprioritaskan penyelamatan pramuwisata yang ada di Bali agar bisa bangkit dan pulih kembali di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah permasalahan telah dipetakan dan potensi solusinya. 

"Saya baru saja menyelesaikan rapat kolaborasi dengan ketua, sekretaris dan anggota Himpunan Pramuwisata DPD Bali. Kami memetakan beberapa permasalahan dan potensi solusinya," ujar Sandiaga Uno, Kamis (25/2/2021).

Dalam pertemuan tersebut Ketua HPI DPD Bali I Nyoman Nuarte, Sekretaris I Komang Puji, dan anggota Putra Yase menyatakan, saat ini merupakan momen terberat bagi pramuwisata. Kondisi pramuwisata dibagi dalam beberapa kualifikasi. 

Pada bagian menengah ke atas, mereka bertahan dengan menghabiskan tabungannya selama satu tahun terakhir atau mantab-makan tabungan. Yang menengah dalam fase Mindset (makan jual hasil aset).

Sementara pramuwisata di kelas yang terbawah, sudah pulang ke kampung halamannya. Mereka beralih profesi menjadi buruh, nelayan, petani, dan profesi-profesi lainnya, hampir tidak ada kegiatan pramuwisata sama sekali.

"Dari 7.000 anggota yang lapangan kerjanya sirna, para pramuwisata ini mengharapkan mereka yang memiliki 11 divisi bahasa ini diberikan langkah khusus penyelamatan oleh pemerintah. Mereka berharap bisa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata Sandiaga Uno.

Dalam pertemuannya dengan Sandiaga Uno, para pramuwisata berharap agar mereka sebagai front liner, storytelling budaya pariwisata di Bali ini mereka mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19. Selain bantuan sosial, mereka ingin diberdayakan dengan konten-konten dan perubahan dari segi legalitas peraturan daerah yang mungkin membuat mereka lebih berdaya. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2