Listrik di Bali Padam 74 Kali Gegara Layangan, Ini Antisipasi PLN

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 09:59 WIB
Listrik di Bali Padam 74 Kali Gegara Layangan, Ini Antisipasi PLN
PLN Bali antisipasi gangguan listrik akibat layangan. (Foto: Ilustrasi)

DENPASAR, iNews.id - PLN mengakui terjadi padam listrik sebanyak 74 kali di wilayah Bali sepanjang Juli 2020. Penyebab padamnya aliran listrik itu karena gangguan layang-layang di jaringan distribusi listrik.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak bermain di dekat jaringan listrik, karena selain berbahaya bagi diri sendiri, ini juga bisa menyebabkan pemadaman listrik," kata GM PLN Unit Induk Distribusi Bali, Adi Prayitno di Denpasar, Selasa (22/7/2020).

Dia mengatakan, salah satu contohnya yakni kejadian mendadak listrik padam di Denpasar akibat layang-layang berukuran besar menimpa Gardu Induk (GI) di Pesanggaran. Akibat peristiwa itu, wilayah di Denpasar Selatan dan Denpasar Timur menjadi padam.

Dia mengatakan, petugas PLN dengan sigap mengatasi gangguan listrik karena layang-layang tersebut, yakni dengan bermanuver memindahkan pasokan listrik dari Gardu Induk (GI) pemecutan, GI Sanur, GI Bandara Ngurah Rai dan GI Nusa Dua. Kejadian tersebut sempat mengakibatkan padam listrik selama 23 menit.

"Ketika terjadi gangguan pada saat itu petugas kami segera ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Kami lakukan manuver jaringan dari GI Pemecutan, GI Sanur, GI Bandara dan GI Nusa Dua. prosesnya 23 menit listrik kembali menyala," katanya.

Mengantisipasi hal yang sama terulang, PLN telah bekerja sama dengan Gubernur Bali, Kapolda, Pangdam dan Majelis Desa Adat Bali serta tokoh masyarakat untuk melakukan sosialisasi mengimbau masyarakat tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

"Selain itu, PLN mengingatkan masyarakat yang bermain layang-layang agar memastikan layangan tidak jatuh menimpa jaringan listrik, serta tidak mengambil sendiri layangan yang tersangkut di jaringan listrik karena sangat berbahaya," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto