Koruptor Tak Dibebaskan, Jokowi Tegaskan Hanya Napi Pidana Umum

Felldy Utama ยท Senin, 06 April 2020 - 11:58 WIB
Koruptor Tak Dibebaskan, Jokowi Tegaskan Hanya Napi Pidana Umum
Presiden Joko Widodo saat telekonfrensi. (Foto Ist)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah membebaskan ribuan napi untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) di dalam penjara. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pembebasan dikecualikan untuk napi korupsi.

"Pembebasan napi dilakukan karena lapas dan rutan kita over capacity, sangat berisiko terjadi percepatan penyebaran. Ada syarat, kriteria, dan pengawasan, tapi napi koruptor tidak pernah dibicarakan," kata Jokowi dalam Rapat Terbatas bersama menteri Kabinet Indonesia Maju via telekonferensi, Senin (6/3/2020).

Jokowi menerangkan, keputusan membebaskan hingga 30.000 napi di Indonesia itu meniru langkah yang ditempu negara-negara lain. Dia mencontohkan, Iran yang membebaskan 95.000 napi dan Brasil yang membebaskan 34.000 napi.

Jokowi juga memastikan tak ada revisi terhadap PP Nomor 99 Tahun 2012 yang mengatur tentang pembebasan bersyarat.

Karena itu Jokowi memastikan napi yang akan dibebaskan sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran corona di Indonesia merupakan napi tindak pidana umum.

Dia mengatakan, rapat-rapat yang membahas rencana itu tak pernah menyebut napi koruptor akan dibebaskan.

"Pembebasan napi pidana umum saja," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.


Editor : Reza Yunanto