Kasus Covid-19 Melonjak, Denpasar Terapkan PKM di Seluruh Wilayah

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 09:53 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Denpasar Terapkan PKM di Seluruh Wilayah
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali memastikan seluruh desa, kelurahan, dan desa adat memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Hal ini dilakukan menghadapi terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Denpasar karena transmisi lokal.

"Secara resmi seluruh desa dan kelurahan di Kota Denpasar melaksanakan PKM," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, di Denpasar, Selasa (23/6/2020).

Dia mengatakan, Pemkot Denpasar juga telah melakukan evaluasi atas penerapan PKM sebelumnya. Evaluasi melibatkan seluruh camat, perbekel (kepala desa), lurah, bendesa adat serta Satgas Covid-19 hingga tingkat desa dan kelurahan.

Dewa Rai mengatakan, dalam evaluasi itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meminta seluruhnya menyamakan persepsi tentang langkah strategis yang telah dan akan dilaksanakan.

"PKM ini memberdayakan unsur masyarakat hingga lapisan terbawah, mulai dari banjar, dusun, sekaa (kelompok), dan komunitas untuk bersama-sama mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Denpasar," ujar Rai Mantra.

Dia melanjutkan, saat ini memang tren kasus Covid-19 di Bali dan juga Denpasar mengalami peningkatan. Hal ini karena tes secara masif, baik rapid test maupun tes swab terus digencarkan. Kendati demikian, pencegahan transmisi lokal harus dilaksanakan bersama-sama agar rantai penyebaran Covid-19 cepat bisa diputus.

"Saat ini kami fokus untuk menemukan kasus, karena dengan demikian kebijakan penanganan dapat lebih cepat dan tepat untuk diterapkan," ucapnya.

Kota Denpasar tercatat sebagai episentrum penyebaran virus corona (Covid-19) di Bali. Total kasus positif Covid-19 di Denpasar hingga Rabu (24/6/2020) pagi mencapai 382 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 318 orang merupakan kasus transmisi lokal.


Editor : Reza Yunanto