Rapid Test untuk Sopir Jawa-Bali di Buleleng Gratis selama Sebulan

Pande Wismaya ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 15:25 WIB
Rapid Test untuk Sopir Jawa-Bali di Buleleng Gratis selama Sebulan
Pos penyekatan truk di Buleleng Bali. (iNews.id/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali memberikan fasilitas rapid test gratis bagi sopir lintas Jawa-Bali. Fasilitas ini diberikan selama satu bulan di pos penyekatan keluar masuk wilayah Buleleng.

"Satu bulan gratis dulu sambil menunggu aturan hukum biaya rapid test," kata Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di Buleleng, Selasa (23/6/2020).

Suradnyana mengatakan, saat ini memang belum ada aturan hukum yang mengatur pembiayaan rapid test. Selama satu bulan ini, Pemkab Buleleng akan menghitung besaran biaya untuk menyelenggarakan rapid test.

Dari perhitungan tersebut akan diketahui besaran biaya rapid test yang harus ditanggung secara mandiri.

"Semua pihak yang akan masuk ke wilayah Buleleng baik itu pengusaha ataupun sopir bisa memperhitungkan dalam satu bulan ini biaya yang akan dikeluarkan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama" ujarnya.

Rapid test gratis ini berada di dua pos penyekatan, yakni dari arah bagian barat berada di Pos Labuan Lalang, dan dari arah timur berada di Desa Tembok. Berikutnya juga akan dibuat pos penyekatan dari arah selatan di Desa Pancasari.

"Pos sekat ini difungsikan untuk menekan laju transmisi lokal masuk ke wilayah Buleleng," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah sopir lintas Jawa Bali mengadu ke DPRD Buleleng. Kedatangan mereka mengeluhkan biaya rapid test yang mahal, tak sebanding dengan penghasilan yang diterima.

Untuk satu kali rapid test di puskesmas, tiap sopir harus mengeluarkan biaya Rp280.000 hingga Rp350.000. Biaya tersebut dinilai tak sebanding dengan penghasilan yang mereka dapat.


Editor : Reza Yunanto