Kasus Covid-19 di Bali Meningkat, Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah di 3 RS Rujukan

Antara ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 17:54 WIB
Kasus Covid-19 di Bali Meningkat, Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah di 3 RS Rujukan
Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di RSUP Sanglah Denpasar mendapat kejutan ulang tahun ke-23 (foto : Humas RSUP Sanglah Denpasar)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menambah kapasitas ruang isolasi di tiga rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Penambahan tersebut untuk mengantisipasi meningkatnya kasus positif.

"Saat ini daya tampung atau kapasitas tempat tidur untuk ruang isolasi di 15 rumah sakit rujukan sebanyak 486 tempat tidur, masih dalam pengembangan untuk 17 tempat tidur sehingga nantinya menjadi 503 tempat tidur," kata Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya di Denpasar, Jumat (10/7/2020).

Suarjaya menjelaskan, ada tiga RS yang sedang dikembangkan untuk penambahan tempat tidur di ruang isolasinya, yakni RSUD Buleleng sebanyak delapan tempat tidur, RS Daerah Mangusada Badung penambahan tiga tempat tidur, dan RSUD Karangasem enam tempat tidur.

Menurut Suarjaya, sampai saat ini kapasitas ruang isolasi di Bali masih mencukupi karena dilakukan pemilahan pasien yang dirawat di rumah sakit.

Sedangkan pasien positif yang tergolong sebagai orang tanpa gejala (OTG) dirawat di sejumlah tempat karantina seperti di Bapelkesmas Denpasar, Wisma Bima, Badan Diklat di Pering, hingga tiga hotel yang juga dijadikan tempat karantina, yakni Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan Hotel Ramada.

"Yang gejalanya berat diarahkan dirawat di RSUP Sanglah, dan yang dengan gejala ringan hingga sedang dirawat di RS rujukan lainnya," ucapnya.

Melansir data terkini yang dilansir Pemprov Bali, jumlah pasien terkonfirmasi positif berjumlah 2.110 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.202 orang telah sembuh dan 26 orang meninggal dunia.

Masih ada 882 orang pasien positif yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan lokasi karantina.


Editor : Reza Yunanto