Jenazah Korban Gempa Bali Dimakamkan di Permakaman Khusus Desa Trunyan Kintamani

Ari Wiradarma · Senin, 18 Oktober 2021 - 11:20:00 WITA
Jenazah Korban Gempa Bali Dimakamkan di Permakaman Khusus Desa Trunyan Kintamani
Pemakaman korban gempa Bali di Desa Trunyan, Kintamani yang merupakan permakaman khusus orang meninggal tak wajar, Minggu (17/10/2021). (Foto: iNews/Ari Wiradarma)

BANGLI, iNews.id - Satu jenazah korban tewas gempa Bali yakni Ni Kadek Wahyu (25) dimakamkan di Setra Bantas Desa Trunyan, Kintamani, Kabupaten Bangli. Tempat itu merupakan permakaman khusus orang yang meninggal tidak wajar.

Pemakaman jenazah Ni Kadek Wahyu dilakukan pada Minggu (17/10/2021) sore. Sebelumnya jenazah korban dititipkan di RSU Bangli.

"Jenazah dimakamkan secara khusus karena termasuk meninggal tidak wajar atau ulah pati," kata kerabat korban Jro Mangku Baskara, Senin (18/10/2021).

Sesuai adat istiadat di Desa Trunyan, seseorang yang meninggal karena sebab yang tidak wajar (ulah pati) dikuburkan di Setra Batas.

Jenazah dimakamkan dengan cara yang berbeda yaitu tidak ditanam dalam tanah. Jenazah hanya diletakkan di atas tanah dan dipagari dengan bambu sebagai penanda.

Karena akses menuju Desa Trunyan masih tertutup longsor, jenazah dibawa dengan boat melewati Danau Batur.

Korban tinggal di rumah di Banjar Cemara Landung, Desa Trunyan, Kintamani, Bangli. 

Dia ditemukan tewas tertimbun longsor bersama keponakannya Lionel Adi Putra (8) yang telah dimakamkan lebih dulu di Tempat Pemakaman Muslim Denpasar.

BPBD Bali mencatat gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang pada Sabtu (16/10/2021) pagi menewaskan tiga orang.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: