Jelang Pilkada Bangli, Netralitas ASN dan Daftar Pemilih Jadi Sorotan

Anak Agung Ari Wiradarma ยท Kamis, 26 Desember 2019 - 18:02 WIB
Jelang Pilkada Bangli, Netralitas ASN dan Daftar Pemilih Jadi Sorotan
Suasana sosialisasi tahapan Pilkada Bangli. (Foto: iNews.id/Ari Wiradarma)

BANGLI, iNews.id – Kabupaten Bangli salah satu yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang. Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan data pemilih menjadi sorotan penting.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangli hari ini mulai menggencarkan sosialisasi tahapan pelaksanaan Pilkada Bangli.

Berlangsung di Gedung Sasana Bhayangkari, Polres Bangli, sosialisasi dihadiri oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangli dan para pimpinan Partai Politik, serta jajaran Pemkab Bangli.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli IB Gede Giri Putra mengatakan, bahwa ASN telah diminta untuk bersikap netral dan tidak condong pada calon tertentu.

“Jajaran ASN untuk tetap menjada netralitasnya. Jika terbukti melanggar dipastikan dikenakan saksi berat,” kata Giri Putra, Kamis (26/12/2019).

Sementara Ketua KPUD Bangli, I Putu Gede Pertama Pujawan mengatakan, KPUD mengajak seluruh tokoh masyarakat bersama parpol untuk mencermati data pemilih. Sebab menurutnya, data pemilih ini merupakan salah satu tombak penentu keberhasilan penyelenggaraan pemilu.

“Agar jangan sampai nanti ada masyarakat yang tidak terdaftar atau masyarakat yang sudah meninggal justru masih tetap masuk dalam daftar pemilih tetap,” katanya.

Untuk mengatasi masalah itu, ia memastikan KPUD akan melakukan pendataan ulang. Menurutnya masih banyak warga yang belum memiliki KTP elektronik, ataupun ada warga yang telah meninggal namun belum dilaporkan dalam Daftar Pemilih sebelumnya.


Editor : Reza Yunanto