get app
inews
Aa Text
Read Next : H-6 Lebaran, Pemudik Motor Terjebak Macet Horor hingga 10 Km di Gilimanuk Bali

Jalur Gilimanuk-Denpasar Lumpuh Total, Kendaraan Pemudik Terjebak Macet 36 Km

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:12:00 WITA
Jalur Gilimanuk-Denpasar Lumpuh Total, Kendaraan Pemudik Terjebak Macet 36 Km
Macet horor kembali terjadi di Jalan Raya Gilimanuk-Denpasar memasuki H-6 Lebaran. Ribuan kendaraan pemudik terjebak antrean hingga 36 km. (Foto: iNews)

JEMBRANA, iNews.idArus mudik Lebaran 2026 disebut-sebut sebagai salah satu yang terburuk bagi warga yang hendak menyeberang dari Bali ke Pulau Jawa. Ribuan kendaraan terjebak macet total menuju Pelabuhan Gilimanuk dengan ekor antrean yang mencapai puluhan kilometer, Minggu (15/3/2026). 

Pantauan di lokasi pada Minggu pagi menjelang siang, kemacetan horor ini sudah mencapai depan mako Yonif 741, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara. Artinya, antrean kendaraan sudah mengular sepanjang 36 kilometer dari titik pelabuhan. 

Kondisi ini membuat para pemudik harus bersabar ekstra. Meski sebagian besar pemudik mengaku sudah memprediksi adanya kepadatan, namun kemacetan yang hingga masuk ke jantung Kota Negara di luar perkiraan mereka. 

"Setiap tahun memang macet, tapi tahun ini parah sekali. Ini macetnya sampai masuk ke Kota Negara. Kami terjebak sudah belasan jam dan pergerakannya sangat lambat," ujar Irfan, salah seorang pemudik asal Tabanan yang hendak pulang ke Jawa. 

Kemacetan ini tidak hanya berdampak pada pemudik, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga lokal di Kabupaten Jembrana. Jalur utama yang dipenuhi kendaraan membuat warga setempat kesulitan untuk bepergian, terutama mereka yang hendak menuju wilayah barat Jembrana.

Aparat kepolisian dari Polres Jembrana kini harus bekerja ekstra keras untuk mengatur lalu lintas, terutama di persimpangan-persimpangan jalan guna mencegah penguncian arus yang lebih parah.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut