Inspeksi Pendatang di Benoa, Petugas Temukan Penumpang Membawa Samurai

Antara ยท Sabtu, 04 Januari 2020 - 19:39 WIB
Inspeksi Pendatang di Benoa, Petugas Temukan Penumpang Membawa Samurai
Tim gabungan Kota Denpasar inspeksi penduduk pendatang di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (4/1/2020). (Foto: Antara/Komang Suparta/IST)

DENPASAR, iNews.id - Tim gabungan terdiri atas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri, serta instansi terkait melakukan inspeksi mendadak terhadap penduduk pendatang di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (4/1/2020).

Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata mengatakan penertiban pendatang dilakukan untuk mengantisipasi warga ilegal serta mendata jumlah penduduk Kota Denpasar sebelum dan sesudah libur hari raya Natal dan Tahun Baru 2020. Dia memastikan, inspeksi ini juga dilakukan hingga tingkat desa.

"Inspeksi mendadak juga akan dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya pemetaan jumlah penduduk perkotaan," kata Artabrata, di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (4/1/2020).

BACA JUGA: BMKG: Puncak Musim Hujan di Bali Pertengahan Januari-Februari

Pelabuhan Benoa menjadi fokus penertiban karena menjadi pintu masuk Kota Denpasar dari jalur laut. Dari pendataan di KM Leuser yang melayani rute Indonesia bagian timur, sedikitnya ada 538 penumpang dengan rincian 237 turun di Pelabuhan Benoa dan 301 melanjutkan perjalanan.

Artabrata menegaskan selain pengendalian penduduk di Kota Denpasar, kegiatan ini untuk mensosialisasikan pentingnya kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Untuk itu saya imbau agar semua penduduk ke mana pun tujuannya harus membawa e-KTP, dan kepada seluruh pelabuhan agar ikut mensialisasikan tertib administrasi kependudukan dari keberangkatan," ucapnya.

BACA JUGA: Waspada, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Wilayah Bali

Dari penertiban tersebut diamankan 2 orang tanpa identitas kependudukan, 2 penumpang membawa senjata tajam seperti samurai, badik, dan celurit dan seorang penumpang membawa 3 tengkorak kepala rusa.

Salah satu penumpang, Abu Bakar (52) yang kedapatan membawa senjata tajam, mengaku senjata tersebut akan diperjualbelikan.


Editor : Nani Suherni