DENPASAR, iNews.id - Gubernur Bali Wayan Koster meminta bupati/wali kota di Bali membatasi jam operasional pasar, toko, dan tempat makan. Koster meminta hal itu dilakukan untuk menekan peningkatan kasus transmisi lokal virus corona (covid-19) di beberapa wilayah.
"Kami minta bupati, wali kota untuk tanggap dan cepat melakukan upaya pengendalian penularan COVID-19," kata Koster saat menyampaikan keterangan pers di Rumah Jabatan Jayabasha di Denpasar, Senin (8/6/2020).
Transmisi Lokal Meningkat, Gubernur Koster Batasi Kegiatan Maksimal 25 Orang
Permintaan kepada bupati/wali kota tersebut tertuang dalam imbauan Gubernur Bali bernomor 215/Guguscovid19/VI/2020. Koster mengatakan, imbauan itu terkait dengan data penyebaran Covid-19 khususnya transmisi lokal di wilayah kabupaten/kota se-Bali yang semakin meningkat.
Peningkatan kasus transmisi lokal dalam beberapa waktu terakhir diantaranya terjadi di Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar dan Kabupaten Klungkung.
Tak Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19, 26 Sopir dari Luar Bali Diamankan
"Kami imbau bupati, wali kota selalu berkoordinasi secara intensif dengan Gugus Tugas Provinsi dalam menangani masalah COVID-19," ujarnya.
Koster yang didampingi Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra menuturkan, agar Satgas Gotong-Royong di desa adat dan desa/kelurahan kembali meningkatkan pengawasan terhadap warga dalam melaksanakan protokol kesehatan.
Gubernur Wayan Koster Keluhkan Warga Mulai Abaikan Protokol Covid-19
"Selain itu agar ditingkatkan pengawasan terhadap pergerakan warga masyarakat keluar masuk di wilayahnya dan bertindak dengan cepat dalam melakukan pencegahan munculnya kasus Covid-19," ucapnya.
Sebelumnya, Koster menilai warga mulai tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kondisi itu membuat penyebaran virus corona (Covid-19) di Bali terus meningkat.
"Saya memantau kerumunan di mana-mana mulai muncul, tidak disiplin menggunakan masker dan menjaga jarak," ujarnya.
Kasus Positif Covid-19 di Bali Ditemukan di Pasar Kumbasari, Puluhan Pedagang Dites Swab
Menurut Koster, penurunan disiplin itu membuat potensi penularan Covid-19 karena transmisi lokal di Bali terus meningkat. Terutama melalui Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sebenarnya sudah terjangkit virus corona.
Editor: Reza Yunanto