Dokter Positif Covid-19 di Denpasar Tertular akibat Transmisi Lokal

Antara, Reza Yunanto · Senin, 01 Juni 2020 - 08:22 WIB
Dokter Positif Covid-19 di Denpasar Tertular akibat Transmisi Lokal
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Seorang dokter di Kota Denpasar, Bali positif terjangkit virus corona (Covid-19). Dokter perempuan berusia 27 tahun itu sehari-hari bertugas sebagai dokter residen di salah satu rumah sakit di Denpasar.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai membenarkan informasi ini, ketika dikonfirmasi Minggu (31/5/2020) malam. Menurutnya, dokter perempuan tersebut berdomisili di Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Timur.

Dewa Rai menambahkan, dokter ini salah satu dari tiga pasien positif terbaru di Kota Denpasar. Selain dokter tersebut, dua pasien positif lainnya yaitu pria berusia 54 tahun warga Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, dan pria berusia 56 tahun warga Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan.

"Ketiga pasien positif sudah diisolasi masing-masing di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), dan Bapelkes dalam kondisi yang stabil," ujarnya, Minggu (31/5/2020).

Dia menambahkan, dari penelusuran yang dilakukan tim Gugus Tugas Covid-19, ketiga kasus positif ini akibat transmisi lokal.

Dewa Rai menjelaskan, dengan penambahan tiga kasus itu, angka kasus kumulatif kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 90 kasus positif. Sebanyak 62 orang dinyatakan telah sembuh, dua orang meninggal dunia, dan 26 orang masih dalam perawatan.

Sampai saat ini hasil penelusuran tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat 595 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), namun 331 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri. Sehingga tersisa 262 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 308 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 258, sehingga masih tersisa 50 ODP.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 77 kasus, namun 25 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani tes swab, sehingga tersisa 52 yang berstatus PDP.


Editor : Reza Yunanto