Diserbu Warga yang Ingin Tes Swab, RS Unud Batasi 80 Orang per Hari

Antara ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 19:37 WIB
Diserbu Warga yang Ingin Tes Swab, RS Unud Batasi 80 Orang per Hari
Petugas RS Unud melayani masyarakat yang hendak rapid test. (Antara)

BADUNG, iNews.id - Rumah Sakit Universitas Udayana (Unud) membatasi kapasitas tes swab PCR hanya 80 orang per hari. Pembatasan itu untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat yang ingin mengikuti tes swab sebagai syarat perjalanan.

"Kalau yang tes swab PCR kami batasi 80 orang per hari," ujar Direktur Utama RS Unud, Dewa Putu Gede Purwa Samatra di Badung, Rabu (3/6/2020).

Gede Purwa menuturkan, masyarakat yang ingin mengikuti tes swab berbasis PCR terus meningkat sejak RS Unud ditunjuk menjadi salah satu pelaksana tes swab.

Bahkan jumlahnya terus meningkat setelah pemerintah mewajibkan tiap orang yang melakukan perjalanan wajib menyertakan hasil tes swab.

Diakui Gede Purwa, kondisi tersebut membuat RS Unud menyediakan tenda yang dipasang di sekitar area poliklinik. Tenda itu didirikan untuk menjaga physical distancing masyarakat yang mengantre tes swab agar tidak terjadi kerumunan.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang ingin mengikuti rapid test sebagai syarat perjalanan juga meningkat. Hal tersebut karena masih banyak masyarakat yang belum paham kalau rapid test tak perlu datang ke rumah sakit.

Menurutnya, rapid test bisa dilaksanakan di puskesmas terdekat. Sebab, Pemerintah Provinsi Bali sudah menunjuk belasa puskesmas sebagai tempat penyelenggara rapid test.

"Satgas Provinsi sudah mengeluarkan 11 rujukan puskesmas di Bali untuk pelaksanaan rapid test. Tetapi untuk swab memang kami yang ditunjuk," katanya.

Kendati peminat rapid test juga membeludak, RS Unud tidak melakukan pembatasan seperti peminat tes swab. Dia mengakui, jumlah peminat rapid test dalam sehari bisa lebih dari 100 orang.

"Kalau rapid test tidak ada batasan per hari, biasanya rata-rata setiap hari lebih 100 orang yang melakukan rapid test di rumah sakit ini," katanya.


Editor : Reza Yunanto