Denpasar dan Badung Terkena Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jawa-Bali Mulai 11 Januari 

Dita Angga, Sindonews · Rabu, 06 Januari 2021 - 16:07:00 WITA
Denpasar dan Badung Terkena Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jawa-Bali Mulai 11 Januari 
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Mulai 11 Januari 2021, seluruh provinsi di Jawa dan Bali akan mengalami pembatasan kegiatan masyarakat hingga 25 Januari 2021. Pembatasan tersebut berlaku untuk kabupaten/kota yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Penerapan pembatasan tersebut dilakukan secara mikro. Gubernur yang akan menentukan kabupaten/kota mana saja yang akan diterapkan pembatasan.

"Penerapan dilakukan secara mikro sesuai arahan bapak presiden. Nanti pemda, gubernur akan menentukan wilayah-wilayah yang akan dilakukan pembatasan tersebut," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Untuk Bali, wilayah yang akan mengalami pembatasan yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Sedangkan untuk DKI Jakarta, semua wilayah akan mengalami pembatasan kegiatan.
 
"Jawa Barat di luar Jabodetabek adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cimahi. Jawa Tengah adalah Semarang Raya, kemudian Solo Raya, dan Banyumas Raya. DIY adalah Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo. Jawa Timur Kota Malang Raya dan Surabaya Raya. Bali adalah Denpasar dan Kabupaten Badung," ujar Airlangga.

Airlangga memastikan pemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat selama masa pembatasan kegiatan tersebut. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi.

"Pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat  untuk pelaksanaan protokol kesehatan. Menjaga jarak mencuci tangan dan memakai masker. Dan meningkatkan operasi yustisi yang dilakukan Satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto