Denda Tak Pakai Masker di Buleleng Diganti Push Up dan Menyanyi Lagu Nasional

Zainuddin Yasin ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:42 WITA
Denda Tak Pakai Masker di Buleleng Diganti Push Up dan Menyanyi Lagu Nasional
Denda warga yang tak memakai masker di Kabupaten Buleleng, Bali diganti push up dan menyanyikan lagu nasional. (iNews.id/Zainudin Yasin)

BULELENG, iNews.id - Sejumlah warga Kabupaten Buleleng, Bali terjaring operasi yustisi protokol kesehatan. Mereka yang kedapatan tak memakai masker saat di luar rumah dikenakan denda. Namun sebagian diganti dengan sanksi lain.

Pantauan iNews.id, operasi tersebut dilakukan di Kecamatan Seririt, Jumat (16/10/2020). Sejak pagi, tim gabungan Satpol PP, Polri, dan TNI merazia pengendara yang melintas. Bila kedapatan tak memakai masker, akan diberhentikan untuk dikenakan denda.

Penerapan denda tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Noor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng Nomor 41 Tahun 2020. Mereka yang tak menggunakan masker didenda Rp100.000

"Kami lakukan operasi yustisi ini bagian dari penerapan pergub dan perbup," kata Wakapolsek Seririt AKP Abdul Aziz yang memantau jalannya operasi, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, dalam operasi yang dilakukan hampir tiap hari, masih saja ditemukan warga yang membandel tidak memakai masker. Uang denda tersebut selanjutnya diserahkan kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Buleleng.

Namun tak semua pelanggar dikenakan denda. Sejumlah pelanggar yang masih berusia remaja dikenakan sanksi fisik berupa push up, dan menyanyikan lagu nasional.

"Supaya mereka tak mengulangi lagi," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto