Dampak Virus Korona, Turis China Bisa Ajukan Overstay di Bali

Antara ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 14:50 WITA
Dampak Virus Korona, Turis China Bisa Ajukan Overstay di Bali
Wisatawan asal China di Bali Zoo (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memberi kesempatan kepada turis asal China untuk memperpanjang masa tinggalnya (overstay). Kebijakan itu diberikan setelah penerbangan ke China ditutup terkait penyebaran virus korona.

"Kami menerima dengan terbuka wisatawan (China) yang ingin memperpanjang masa tinggalnya, bilamana warga negara China tersebut merasa lebih aman tinggal sementara di Bali," kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Senin (3/1/2020).
Pria yang akrab disapa Cok Ace menyampaikan itu saat bertemu dengan Konjen Republik Rakyat China Gou Haodong, di Denpasar.

Menurut Cok Ace, penghentian sementara penerbangan dari dan ke China tidak serta merta mengharuskan turis China yang masih tinggal di Bali untuk segera pulang ke negaranya.

"Imigrasi juga akan lebih fleksibel terhadap wisatawan China yang overstay," ujarnya.

Dia menambahkan, Pemprov Bali juga telah mengupayakan untuk menghilangkan diskriminasi atau ketakutan yang dialami warga negara China di Bali akibat berita atau informasi seputar virus korona.

"Pencegahan dengan thermal scanner di bandara, serta penanganan lainnya, seharusnya meniadakan kekhawatiran yang berujung diskriminasi atau ketakutan pada warga China di hotel ataupun tempat lainnya di Bali," ujarnya.

Cok Ace menegaskan, Bali sangat siap untuk mengantisipasi meluasnya virus korona di Bali, dengan dukungan sistem monitoring yang sudah teruji sejak kasus SARS beberapa tahun lalu.

"Kami yakin, merebaknya kasus virus corona akan mampu diselesaikan dengan baik sehingga hubungan kedua negara, terutama terkait pariwisata akan kembali pulih seperti sediakala,” ujar pria yang juga ketua PHRI Bali ini.


Editor : Reza Yunanto