Cerita Nenek Sukmawati Melawan Adat Demi Cintanya ke Guru asal Jawa

Chusna Mohammad ยท Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:47:00 WITA
Cerita Nenek Sukmawati Melawan Adat Demi Cintanya ke Guru asal Jawa
Ida Ayu Nyoman Rai Srimben (kanan) (Foto: Istimewa)

DENPASAR, iNews.id - Nenek Sukmawati Soekarnoputri, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben menyimpan sebuah kisah yang menarik. Diceritakan jika Srimben nekat melawan adat demi cintanya ke seorang guru.

Srimben lahir pada 1881 dari pasangan Nyoman Pasek dan Ni Made Liran. Lahir sebagai anak kedua, Srimben dari kecil tinggal di Bale Agung hingga tumbuh menjadi gadis. 

Rumah keluarga besar Srimben yang kini ikut wilayah Banjar Bale Agung terbilang sangat luas.
 
"Rumah kami keluarga besar dengan luas tanah sekitar setengah hektar. Antara satu rumah dengan rumah lain ada hubungan persaudaraan," kata Jro Made Arsana, salah satu pewaris Bale Agung. 

Arsana yang juga menjadi penglingsir Bale Agung mengisahkan, Srimben sejak kecil hidup dalam adat Bali yang kuat. Ini karena keluarganya merupakan pemangku atau pemuka agama Hindu. 

Setiap hari, Srimben menghabiskan waktunya untuk ngayah atau bekerja dengan tulus ikhlas di Pura Bale Agung. Mulai dari membersihkan pura hingga menyiapkan sesajen yang setiap hari dipakai bersembahyang di pura. 

Hingga satu ketika, Srimben sedang membawakan tarian di pura, tepatnya saat Hari Raya Galungan. Tiba-tiba, matanya tertuju kepada seorang lekaki yang sejak tadi menatapnya. Pria itu tidak lain yakni Raden Soekemi Sosrodihardjo. 

Soekemi merupakan guru sekolah rendah di Singaraja yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan Kolonial Belanda. Saat itu, guru asal Jawa itu sudah dua tahun ditempatkan di Bali. 

Setelah berkenalan di pura, beberapa hari kemudian Soekemi memberanikan diri ke rumah Srimben. Tanpa disangka, keluarga besar Bale Agung membukakan pintu lebar. Soekemi rupanya punya keahlian membaca lontar sehingga dikagumi keluarga Srimben. 

Soekemi memanfaatkan kesempatan itu untuk terus melakukan pendekatan kepada Srimben. Singkat cerita, Srimben pun tak kuasa menolak ketika Soekemi menyatakan cintanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: