Buka Pariwisata Bali, Indonesia Komunikasi dengan 5 Negara Ini

Aris Wiyanto ยท Senin, 22 Maret 2021 - 16:23:00 WITA
Buka Pariwisata Bali, Indonesia Komunikasi dengan 5 Negara Ini
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memantau vaksinasi di Bandara Ngurah Rai, Senin (22/3/2021). (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Indonesia membuka komunikasi dengan lima negara untuk pembukaan pariwisata di Bali. Penerbangan mancanegara ke Bali menurut rencana akan dibuka Juni-Juli 2021.

"Tim yang dipimpin oleh ibu Menlu sudah membicarakan tahap akhir dengan beberapa negara yang akan menjadi negara oroginasi terkait travel corridor," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat melihat vaksinasi Covid-19 di Bandara Ngurah Rai, Senin (22/3/2021).

Sandiaga mengatakan negara tersebut yakni Belanda dari Eropa. Kemudia dari Asia yakni Singapura, Korea Selatan dan Tiongkok (China). Sedangkan untuk Timur Tengah yakni Uni Emirat Arab.

"Ada kemungkinan ditambah sesuai kesiapan dari negara tersebut," ujarnya.

Hari ini, sebanyak 5.000 frontliner atau petugas Bandara Ngurah Rai menerima vaksin Covid-19. Vaksinasi tersebut terkait persiapan pembukaan bandara untuk penerbangan mancanegara.

"Kita secara masif dan serentak di berbagai zona di Provinsi Bali melaksanakan vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk tindak lanjut kunjungan dari bapak presiden dan arahan gubernur," ujarnya.

Sementara itu General Manager Bandara Ngurah Rai, Herry AY Sikado mengatakan penerapan protokol kesehatan telah memenuhi standard internasional. Pelaksanaan vaksinasi diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan wisatawan asing datang ke Bali.

"Kami beberapa kali di-asesmen seperti yang disebutkan tadi, misal dari Korea. Semuanya memenuhi syarat dari sisi protokol kesehatan," kata Herry.

Selain itu pengelola Bandara Ngurah Rai juga telah melakukan perbaikan pelayanan, salah satunya yaitu waktu pelayanan penumpang.

"Salah satunya yakni waktu pelayanan penumpang, sehingg untuk satu penumpang itu hanya butuh waktu 24 menit untuk keluar dari bandara sudah melalui protokol kesehatan," ujar Herry.

Editor : Reza Yunanto